BOGOR, KORAN INDONESIA – Hujan deras dengan durasi hampir lima jam mengguyur kawasan Sukawening Bogor, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor sekitar pukul 14.00 – 18.00 WIB pada Senin, 04/05/2036, mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa titik. Satu dapur rumah warga hancur dan puluhan rumah warga terendam banjir.
Kepala desa Sukawening, Jarkasih saat dikonfirmasi via telepon tidak diangkat, namun informasi selengkapnya dapat diperoleh dari Kasi Kesra desa Sukawening, Ulfa Aulina. Menurut dia hujan lebat yang cukup lama mengakibatkan beberapa saluran air di wilayahnya meluap dan mengakibatkan banjir dan longsor.
“Banjir terjadi di wilayah RT 03 & 04 RW 07 Kp Cibeureum sekitar 10 rumah terendam dengan ketinggian air antara 20 – 30 centimeter, dan warga terdampak terdiri dari 10 KK 30 jiwa,” katanya.
Banjir yang merendam puluhan rumah warga membawa material lumpur, kerugian memang belum bisa diketahui, namun akibat genangan air tersebut perabotan rumah tangga milik warga basah semua.
Selanjutnya Ulfa juga menjelaskan hujan deras juga menyebabkan terjadinya longsor di tiga titik, yang mengakibatkan salah satu dapur rumah milik Ibu Onah (Janda) warga RT 03 RW 07 Kp Cibeureum.
“Dapur rumah ibu Onah 2 KK 4 jiwa hancur akibat terkikis aliran air yang sangat deras di bawahnya, diduga tidak kuat menahan derasnya air, sehingga dapur rumah tersebut longsor dan terbawa hanyut aliran air irigasi,” ujarnya.
Selain rumah ibu Onah lanjut Ulfa ada dua titik longsor di wilayah RT 04 RW 04 dan RT 04 RW 07. Material longsor juga menyebabkan hancurnya sebuah MCK.
“Kita tadi bersama Kepala desa Sukawening sudah meninjau lokasi banjir dan longsor, dengan memberikan bantuan berupa terpal untuk menutup tanah yang longsor, dengan tujuan agar longsor tidak meluas,” ucapnya.
Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. “Dan kami akan memberikan laporan resmi ke dinas terkait di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.***



