UPDATE Peristiwa Banjir dan Longsor di Dramaga Bogor, 5 Desa Terendam Banjir, 2 Rumah Rusak Berat Diterjang Longsor !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Hujan dengan intensitas deras yang terjadi di kawasan Dramaga dan sekitarnya selama 5 jam mulai pukul 14.00 – 19.00 WIB malam mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah titik di wilayah 7 desa se- Kecamatan Dramaga pada Senin, 04/05/2026.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat prakiraan cuaca pada Senin, 04/05/2026 hingga Rabu, 06/05/2026 memasuki pada level siaga.

“Cuaca hari ini di kawasan Kabupaten/kota Bogor cuaca berawan sepanjang hari dan akan turun hujan pada siang hari mulai pukul 10.00 – 13.00 WIB dengan intensitas hujan ringan dan lebat dan masuk pada level siaga,” kata BMKG.

Hujan deras selama 5 jam pada hari kemarin mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah titik. Untuk mengetahui update terbaru dari musibah tersebut berikut ini penjelasan Camat Dramaga, Atep S Sumaryo saat diwawancara Koran Indonesia.net pada Selasa, 05/05/2026.

Jumlah titik Banjir

Menurut Camat Atep titik banjir ada 5 desa antara lain di desa Dramaga ada 2 titik banjir pertama di cluster finekel perumahan Dramaga Cantik, dan di blok makam majelis Nurul Yasin.

Di desa Ciherang ada 3 titik banjir yakni gedung Puskesmas Ciherang terendam, di Komplek Bumi Kartika dan Ciherang Bong desa Ciherang.

Di desa Sinarsari ada dua titik banjir, pertama gedung SDN Sinarsari 2 dan Jalan menuju Kp Cereme terendam banjir lintasan diduga debit air tinggi saluran air tidak dapat menampung, hingga air meluap.

Di desa Sukawening ada dua titik banjir yakni puluhan rumah warga terendam di dua wilayah RT 03 dan 04 RW 07.

Di desa Neglasari titik banjir berada di gang Prihatin, puluhan rumah warga terendam akibat aliran sungai mengalami penyempitan diduga setelah adanyanya pembangunan rumah bersubsidi.

Seorang warga gang prihatin desa Neglasari berjalan menembus banjir yang menggenangi kp mereka, tinggi air selutut orang dewasa/tangkapan layar video di media sosial//

Jumlah titik longsor

Sementara itu lanjut Atep jumlah titik longsor ada di 5 desa antara lain di desa Sinarsari langsir menimpa sebuah rumah milik Ibu Ema (1 KK 4 Jiwa) terdampak.

Di desa Ciherang tebing setinggi 5 meter dan panjang 5 longsor menghantam dinding tembok SDN Situ Kaum, dan sekolah tersebut terdampak, serta ratusan murid dan guru terancam.

Di desa Purwasari longsor menghantam sebuah rumah warga hingga jebol, sementara longsor di desa Petir tidak sampai membawa dampak kepada warga di sekitar, serta di desa Sukawening sebuah dapur rumah warga ambruk akibat terkikis air, dan bangunan MCK Hancur diterjang tanah longsor.

“Dalam peristiwa itu ada dua rumah rusak berat, yaitu di desa Sinarsari 1 unit dan di desa Purwasari 1 unit,” ujarnya.

Langkah Penanganan Bencana

Kemudian Ia mengungkapkan, setelah berkoordinasi dengan para kepala desa yang diwilayahnya terdampak bencana banjir dan longsor, langkah – langkah yang telah dilakukan yaitu pada sore hingga malam hari team dari Kecamatan Dramaga telah bergerak menuju titik lokasi bencana.

Penyaluran Bantuan

Lalu dalam kunjungan ke lokasi bencana, Ia mengaku telah menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga yang rumahnya terdampak longsor. Selain itu diserahkan juga bantuan berupa terpal untuk menutup lokasi longsor, dengan tujuan untuk meminimalisir terjadinya longsor susulan.

Dalam peristiwa tersebut Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka, terkait kerugian belum diketahui, mungkin nanti pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor akan melakukan Assessment.

“Dan agenda hari ini kami akan mengupdate semua data dari desa terdampak bencana banjir dan longsor, jika datanya semua sudah lengkap kami akan melaporkannya kepada Bupati Bogor melalui Dinas Sosial Kabupaten Bogor,” pungkasnya.***

Scroll to Top