BOGOR, KORAN INDONESIA – IPB University menggulirkan program Beasiswa khusus Wartawan dalam rangka mendukung dan penguatan kapasitas jurnalisme nasional. Program beasiswa tersebut, dirancang untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi insan media untuk melanjutkan studi pascasarjana (magister/S2), sekaligus memperkuat kualitas komunikasi publik berbasis sains, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet dalam keterangan tertulisnya kepada Koran Indonesia.net Ia menjelaskan, program Beasiswa Wartawan dirancang sebagai kemitraan penguatan kapasitas nasional melalui skema pendidikan yang fleksibel, kolaboratif, dan berkelanjutan.
“Dengan dukungan riset, jejaring nasional dan internasional, serta pembelajaran aplikatif, IPB menyediakan lingkungan akademik yang relevan untuk menjawab tantangan pembangunan masa depan,” ujarnya saat peluncuran Beasiswa Wartawan dihadapan para pimpinan redaksi media nasional di Kafe Sangra, Kampus IPB Baranangsiang belum lama ini.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan media lanjut Dr Alim, menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem komunikasi yang sehat dan berkelanjutan. “IPB University percaya bahwa informasi yang berkualitas adalah fondasi bagi masyarakat yang cerdas, demokratis, dan berdaya saing global,”ucapnya.
Program Beasiswa Wartawan IPB University menawarkan skema pembiayaan beasiswa penuh atau full scholarship (terbatas) dan beasiswa sebagian (partial scholarship).
Berikut daftar 10 program studi magister yang ditawarkan:
1. Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan
2. Komunikasi Digital dan Media
3. Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
4. Pengembangan Industri Kecil Menengah
5. Logistik Agro-Maritim
6. Klimatologi Terapan
7. Manajemen Pembangunan Daerah
8. Ilmu Manajemen
9. Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
10. Manajemen dan Bisnis
Melalui program ini, IPB University menargetkan lahirnya lulusan yang mampu menjadi komunikator publik dan pengelola media yang kompeten, etis, berorientasi pada kepentingan publik, dan adaptif terhadap disrupsi informasi.
“Mereka diharapkan dapat mendorong produksi konten yang berkualitas, independen, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat sinergi antara media, pemerintah, akademisi, dan sektor swasta,” Imbuhnya.
Selain itu, kata Dr Alim program ini juga berkontribusi pada penguatan ketahanan informasi bangsa dengan membentuk sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan misinformasi, disinformasi, dan propaganda di era digital.
“Lulusan program magister ini akan menjadi bagian dari solusi strategis untuk memperkuat kualitas informasi, komunikasi pembangunan, dan ketahanan informasi bangsa,” tandasnya.
Waktu Pendaftaran
Pendaftaran program beasiswa untuk Wartawan dibuka hingga 19 Juni 2026 melalui portal resmi admisi.ipb.ac.id. Proses seleksi dirancang transparan, profesional, dan mudah diakses, mulai dari pendaftaran daring, seleksi administrasi, hingga ujian dan wawancara.***



