BOGOR, KORAN INDONESIA – Ratusan anak yatim di desa Petir mendapat santunan dari keluarga besar H Nana Sukarna dan Ibu Hj Ida Farida dalam rangka Muharram 1448 H. Hal itu dilakukannya sebagai bentuk kepedulian sosial, berbagi terhadap sesama khususnya para anak yatim.
Acara santunan dihadiri Kepala desa Petir, H Sukardi yang tiada lain adalah Kakak kandung dari H Nana Sukarna, para kyai, para ustadz, para ulama setempat, para undangan serta ratusan anak yatim. Acara tersebut berlangsung di kediaman keluarga H Nana Sukarna pada Minggu, 05/07/2026.
Santunan anak yatim diawali dengan pembacaan dzikir tahlil, Marhaba’an dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin secara berjama’ah dan diakhiri dengan pembacaan do’a yang dipimpin Ustadz setempat.
“Kami melaksanakan santunan anak yatim rutin setiap Muharram sejak tahun 2003, meneruskan orang tua kami yaitu Almarhum Bapak H Senan dan Hj Lilis yang setiap bulan Muharram selalu melaksanakan santunan kepada anak yatim,” kata H Nana Sukarna.

Dalam santunan tahun ini, ada sekitar 300 anak yatim yang disantuni, khususnya anak yatim yang ada di desa petir, namun ada beberapa anak yatim dari desa tetangga, seperti dari desa Purwasari, Sukawening dan Sukadamai.
Tujuan dari santunan anak yatim selain meneruskan kebiasaan baik orang tua, juga sebagai bentuk kepedulian sosial dan berbagi kepada sesama, utamanya anak yatim, karena menyantuni anak yatim adalah perintah agama.

“Kami melaksanakan perintah agama, menyantuni anak yatim, tentunya dari yang dilakukan saat ini kami sekeluarga memohon kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan keberkahan, kelancaran usaha dan keselamatan dunia dan akhirat, semoga faedah ganjarannya disampaikan kepada kedua orang tua kami di alam Barjah, diampuni segala dosanya dan diterima iman Islamnya,Aamiin,” pungkas H Nana Sukarna.***



