Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Mencatat 11.992 Ruang Kelas (12 Ribu Unit Sekolah) Rusak, Ini Tanggapan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H Wasto S Hut

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Bogor mencatat ada 11.992 ruang kelas (12 Ribu Unit sekolah) yang mengalami rusak, dengan klasifikasi kerusakan ringan, sedang dan rusak berat. 37 diantaranya bangunan SMA dan SMK Negeri yang mengalami kerusakan berat parsial.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H Wasto S Hut, M.Pd saat dikonfirmasi hal tersebut disela pengajian rutin bulanan MUI di Masjid Darul Achyar Ciherang Bogor mengatakan kalau bicara sekolah yang rusak tentu ada klasifikasinya mulai yang rusak ringan, sedang hingga rusak berat.

Menurutnya kalau perbaikan semua sekolah yang rusak tersebut ingin tuntas dalam periode pemerintahan saat ini, maka harus menunda program pembangunan yang lain, tapi hal itu tidak mungkin, karena pembangunan bidang lain juga perlu dilakukan.

“Namun demikian sejak ke pemimpinan sekarang, DPRD dan Pemkab Bogor terus melakukan upaya perbaikan terhadap bangunan sekolah baik yang rusak ringan, sedang maupun berat, dan sudah banyak juga yang sudah kami perbaiki,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Ia menyampaikan pesan kepada para pengelola sekolahan sebelum adanya kerusakan berat, dilakukan pemeliharaan secara rutin sarana prasarana termasuk bangunan sekolahannya, kan ada anggarannya untuk pemeliharaan.

“Anggaran pemeliharaannya ada, jadi kalau ada kerusakan sedikit cepat diperbaiki agar bangunan sekolah itu awet penggunaannya tidak cepat rusak, jangan dibiarkan menahun lalu akhirnya terjadi kerusakan berat dan memerlukan biaya besar, dan menyebabkan terganggunya kegiatan belajar mengajar,” Imbuhnya.

Saat ditanya rusaknya bangunan sekolah akan berpengaruh kepada Indek Pembangunan Manusia (IPM) Wasto dengan tegas menyebut sebetulnya kan bisa disiasati, jadi saat emergency bangunan sekolah itu rusak dan diperbaiki kan proses KBM itu bisa dilakukan di luar sekolah, sekarang kan sudah banyak sekolah alam belajar di luar ruangan, jadi di bawa happy saja jangan dijadikan sebuah beban.

Kemudian Ia juga sangat mengapresiasi PT Antam UPBE Pongkor yang akan segera memperbaiki atap dan plafon yang rusak di SDN Cadas Leueur di desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Kemudian pihaknya juga akan mengawal terus proses pembangunan tebing longsor di SDN Sinarwangi, Kecamatan Tenjolaya yang akan dibangun di tahun ini. Dan pihaknya juga akan terus memonitor untuk revitalisasi pembangunan gedung sekolah tersebut, Insya Allah di tahun 2027 mendatang.***

Scroll to Top