Warga Cihideung Kecil Bogor, Terdampak Tanah Longsor Kini Merasa Aman, Dibangunnya TPT oleh Pemdes Neglasari Dibiayai Dana Desa Tahap II Tahun 2026

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor Tengah merealisasikan Dana Desa Tahap II Tahun 2026 pada pembangunan infrastruktur Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kp Cihideung Kecil RT 01 RW 04.

Diketahui, TPT yang saat ini tengah dibangun merupakan tebingan dengan ketinggian sekitar 7 meter, dan menurut informasi sudah tiga kali berturut – turut mengalami longsor, sehingga mengancam keselamatan warga yang rumahnya di atas maupun di bawah tebing.

Kepala desa Neglasari diwakili Sekdes, Kosasih Irvan membenarkan bahwa pemerintah desa Neglasari saat ini tengah membangun TPT yang dibiayai dari dana desa tahap II tahun 2026.

“Pembangunan TPT pada titik lokasi tersebut sudah mengalami tiga kali longsor, ada sekitar 7 rumah terdiri dari 7 KK (Kepala Keluarga) dan 15 jiwa terancam,” ujar Kosasih Irvan Senin, 27/07/2026.

Oleh karena itu, realisasi dana desa tahap II tahun 2026 difokuskan untuk pembangunan TPT, demi keselamatan belasan warga serta beberapa rumah di sekitar titik lokasi.

Kondisi tebing sebelum dibangun TPT di Kp Cihideung Kecil RT 01 RW 04 desa Neglasari

Papan Kegiatan Dipasang di titik lokasi

Sebagai bentuk transparansi kepada publik khususnya warga Neglasari pihaknya telah memasang papan kegiatan di sekitar lokasi pembangunan TPT, warga bisa melihat dan membacanya.

“TPT tersebut memiliki volume P 27 m x T 5 M dengan pagu anggaran Rp 110.553.000 termasuk pajak, dan proyek plat merah tersebut dikerjakan oleh TPK dan masyarakat,” tegasnya.

Pekerjaan pembangunan TPT tersebut progresnya saat ini telah mencapai 90%, semoga tidak ada hambatan apapun, beberapa hari ke depan insya Allah TPT ini akan rampung dikerjakan.

“Kami atas nama pemerintah desa Neglasari mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan anggaran dana desa salah satunya untuk pembangunan infrastruktur, dan kami juga mengucapkan terima kasih juga kepada TPK dan masyarakat yang telah membantu pembangunan TPT tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu warga Cihideung Kecil RT 02 RW 04 yang terdampak longsor tebing di lokasi itu beberapa waktu lalu, Nanang mengaku senang dengan dibangunnya TPT di belakang rumahnya.

“Selama ini ketika cuaca hujan kami sekeluarga selalu dihantui rasa cemas dan was – was takut ada longsor susulan, dengan dibangunnya TPT kini kami merasa aman dan tenang,” katanya.

Oleh karena itu, Ia atas nama pribadi, keluarga juga para tetangganya yang selama ini terdampak mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah desa, yang telah memperjuangkan pembangunan TPT ini.

“Kini kami merasa tenang, aman, semoga bangunan TPT ini menjadi solusi dan manfaatnya kami rasakan untuk jangka waktu yang panjang,” pungkasnya.***

 

Scroll to Top