PEDULI SESAMA ! RS Hermina Bogor, Smile Train & PT Alamii Natura Sejahtera Berkolaborasi dalam Agenda Bakti Sosial Donasi Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit – Langit

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – RS Hermina berkolaborasi dengan Smile Train dan PT Alamii Natura Sejahtera mengadakan kegiatan bakti sosial dengan tajuk Donasi operasi bibir sumbing dan Celah Langit – langit. Kegiatan tersebut berlangsung di lantai dasar RS Hermina pada Selasa, 28/07/2026.

Dirut RS Hermina Bogor, dr. Muyi Ayoe Hapsari, SH, MM mengatakan hari ini RS Hermina bersama Smile Train dan PT Alamii Natura Sejahtera bekerjasama melaksanakan kegiatan bakti sosial kesehatan dengan tema Donasi operasi bibir sumbing dan Celah Langit – langit.

“Kami sudah lama berkolaborasi khususnya dengan Smaile Train dan saat ini bersama PT Alamii Natura Sejahtera. Kami melaksanakan bakti sosial kesehatan membantu masyarakat kurang mampu, melakukan operasi bibir sumbing,” katanya.

Selanjutnya Ia mengungkapkan masyarakat yang mengalami bibir sumbing, khususnya orang tuanya merasa malu, kurang percaya diri untuk datang ke rumah sakit, pihaknya mendorong dan mensupport para orang tua yang memiliki balita bibir sumbing agar lebih percaya diri.

“Kita support orang tuanya agar yakin setelah dilakukan operasi anaknya jauh lebih baik, dari sisi nutrisi dan pertumbuhan anaknya itu sendiri akan jauh lebih baik dan menumbuhkan percaya diri dari kondisi sebelumnya,” Imbuhnya.

Kemudian Ia mengungkapkan dalam satu tahun terakhir RS Hermina telah melaksanakan operasi bibir sumbing sebanyak 69 kali dan sudah banyak anak – anak yang menderita bibir sumbing kini telah menjalani kehidupan dan percaya diri yang lebih baik di tengah masyarakat.

“Hingga saat ini kami telah berhasil melakukan operasi bibir sumbing pada anak balita sekitar 500 orang,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Ia juga menegaskan sebanyak 532 Karyawan RS Hermina Bogor harus tahu semua, bahwa rumah sakit ini menjalin kerjasama dengan Smaile Train dan saat ini dengan PT Alamii Natura Sejahtera.

“Jadi bagi masyarakat yang memiliki anak balita bibir sumbing jangan ragu, jangan malu datang langsung ke RS Hermina Bogor tanpa harus melalui perantara siapapun,” ucapnya.

Penyerahan Donasi

Pada kesempatan itu Founder PT Alamii Natura Sejahtera, Cindy Mulyasasmita menyerahkan donasi sebesar Rp 110.500.000 diterima oleh Country Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati. Selanjutnya donasi tersebut digunakan untuk kebutuhan biaya operasi bibir sumbing bagi keluarga kurang mampu di RS Hermina Bogor.

Usai menyerahkan donasi secara simbolis, Cindy mengungkapkan bahwa di Indonesia terdapat sekitar 7.500 anak – anak terlahir dalam kondisi bibir sumbing. Dan penyembuhannya itu harus melalui operasi.

“Kami PT Alamii Natura Sejahtera merasa terpanggil untuk mendukung dan membantu para keluarga kurang mampu yang memiliki balita bibir sumbing dengan menggandeng Smile Train dan RS Hermina Bogor sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat Bogor khususnya,” kata Cindy.

Sementara itu, Country Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati pada kesempatan itu mengatakan kepada Koran Indonesia.net bahwa Smile Train merupakan sebuah Internasional NGO yang fokus pada penanganan sumbing. Kantor pusat ada di New York Amerika Serikat.

“Di Indonesia ada sekitar 6.000 hingga 8.000 bayi terlahir dengan bibir sumbing dan kelainan celah langit – langit pada rongga mulut,” ujarnya.

Sejak tahun 2010 lanjut Deasy Smile Train telah melakukan operasi bibir sumbing kepada anak – anak di Indonesia setiap tahunnya antara 6000 sampai 8000 orang.

“Penderita bibir sumbing tidak perlu khawatir karena ada program bantuan operasi bibir sumbing tanpa biaya, dan saat ini di support juga oleh Alamii dan kapan saja bisa mendaftar tanpa perlu merasa khawatir dengan biaya, karena semuanya akan kita bantu,” tegasnya.

Terpisah di lokasi yang sama dr Maulina SpBO (Dokter spesialis bedah RS Hermina Bogor mengatakan bahwa bayi yang terlahir dalam keadaan bibir sumbing salah satu faktor penyebabnya karena kekurangan nutrisi dan radiasi.

“Nutrisi itu sebetulnya bisa didapatkan dari makanan yang tidak harus mahal, bisa dari telur dan buah – buahan, mungkin kekurangan nutrisi itu terjadi saat usia kehamilan ibunya yang sibuk bekerja, sehingga kurang perhatian terhadap makanan yang dikonsumsi,” ucapnya.

Menurut dr Maulina anak dengan bibir sumbing dan bermasalah dengan celah langit – langit akan kesulitan menyusu pada ibunya. Karena dia kesulitan otomatis asupan Air Susu Ibu (ASI) menjadi berkurang pula, dampaknya terjadilah kekurangan nutrisi.

“Dengan demikian asupan makanan berkurang, nutrisi juga berkurang akibatnya pertumbuhan anak jadi terganggu, selain itu anak yang ada bermasalah dengan celah langit – langit akan mengalami gangguan berbicara, suaranya jadi sengau, Kami berharap anak yang terlahir dengan bibir sumbing langsung saja bawa ke RS Hermina Bogor, pasti kita bantu,”Tandasnya.***

Scroll to Top