Bantuan Keuangan Rp 200 Juta Ubah Wajah Desa Neglasari Menjadi Glowing Melalui Dayeuh Pajajaran & Iconik Baru Terkoneksi dengan Destinasi Wisata Belanja !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Monitoring Evaluasi (Monev) yang dilakukan tim Kecamatan Dramaga dipimpin langsung Camat Atep S Sumaryo, ke tiga titik lokasi salah satunya di kawasan Dayeuh Pajajaran di Gang Palem, Desa Neglasari pada Kamis, 05/11/2026.

Tim Monev yang dipimpin langsung Camat Dramaga beranggotakan Kasi Ekbang dan jajaran, Pendamping desa, unsur UPT Jalan dan jembatan datang ke lokasi proyek pembangunan infrastruktur dan Dayeuh Pajajaran, menindaklanjuti permohonan dari Pemerintah Desa Neglasari terkait realisasi Bantuan Keuangan Khusus (Bankeu) Kabupaten Bogor tahap I tahun 2026.

Diketahui, ‎Dayeuh Pajajaran desa Neglasari yang di pusatkan di jalan Malangsari – Sukaluyu disingkat menjadi Jalan Malayu sempat viral di media sosial TikTok, karena Dayeuh Pajajaran dibangun selain sebagai simbol budaya Sunda juga ditata dengan apik mengusung konsep tempo dulu dengan tampilan yang elegan dilengkapi dengan berbagai ornamen kesundaan tempo dulu.

‎Camat Dramaga, Atep S Sumaryo, saat dikonfirmasi Koran Indonesia di lokasi Dayeuh Pajajaran desa Neglasari menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penataan, pemeliharaan, dan kebersihan kawasan yang kini menjadi salah satu Dayeuh Pajajaran paling viral di Kabupaten Bogor, kebersihannya, keindahan lingkungannya yang dipadukan dengan sentra pertanian dan program ketahanan pangan.

‎”Kami sangat apresiasi penataan dan pemeliharaannya. Kami menyaksikan langsung ada ibu-ibu anggota Kampung Ramah Lingkungan (KRL) yang sedang melaksanakan kegiatan beberesih kawasan Dayeuh, Konon katanya itu sudah rutin setiap Minggu membersihkan kawasan ini. Ini luar biasa,” ujar Atep.

Pihaknya berharap kawasan seluas 9 hektare ini tidak hanya indah dipandang, tetapi juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti sentra kuliner dan kerajinan, sehingga menjadi destinasi wisata belanja andalan setiap weekend Sabtu, Minggu, dan hari libur.

Space Gambar Kapur

Saat berada di kawasan Dayeuh Ia mengaku sempat melihat ‎karya gambar kapur anak-anak yang ada di lokasi, Ia meminta kepada kepala desa Neglasari agar dibuatkan versi permanen yang lebih awet dan menarik, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan budaya lokal seperti budaya Lembur kepada para pengunjung.

“Bukan hanya soal penataan fisik, yang terpenting bagaimana mengelolanya. Desa Neglasari sejauh ini yang paling dulu menyelesaikan pembangunannya. Semoga menjadi percontohan bagi desa lain,” Imbuhnya.

Jadwal Kebersihan KRL

Terpisah di lokasi yang sama, ‎Kepala Desa Neglasari, Yayan Mulyana, menyambut baik arahan pak Camat Dramaga. Ia menegaskan untuk menjaga kebersihan Dayeuh secara berkelanjutan pihaknya telah membentuk KRL dan telah menyusun jadwal kebersihan yang teratur

“KRL telah kami bentuk KRL dengan anggotanya melibatkan masyarakat, dan kami juga telah menyusun jadwal. Dan jadwal bersih – bersih sudah ditetapkan rutin akan dilaksanakan pada setiap Sabtu dan Minggu bersamaan dengan pelaksanaan car free day dan bazar UMKM, dan selain itu, ada juga petugas harian yang menjaga kebersihan sepanjang minggu,”ungkap Yayan.

Pihaknya berharap kehadiran Dayeuh Pajajaran di desa Neglasari dan kebersihan terus terjaga diharapkan dapat menjadi pemantik kunjungan wisatawan yang berkunjung ke sini, dan diharapkan dapat mendongkrak omzet UMKM lokal setempat.

Gerakan Pangan Murah (GPM)

“Dan sebagai edisi perdana akan digelarnya kegiatan bazar UMKM, kami rencananya pada Sabtu, 07/11/2026 akan menggelar gerakan pangan murah (GPM).

“Kami akan menggelar GPM di lokasi Dayeuh Pajajaran dengan menjual produk pangan bersubsidi seperti beras, minyak, telur, gula dan tepung, kegiatan ini juga dalam rangka merealisasikan BKK Akselerasi bidang ketahanan pangan,”ujarnya.

“Masyarakat desa Neglasari khususnya, umumnya masyarakat kecamatan Dramaga jangan lupa ditunggu kedatangannya di gerai GPM Dayeuh Pajajaran desa Neglasari mulai pukul 07 pagi hingga selesai,” Yayan menambahkan

Ucapan Terima Kasih

‎Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Tahun 2026 sangat bermanfaat desa Neglasari. Selain dapat melaksanakan pembangunan infrastruktur TPT dan jalan poros desa juga dapat membangun Kampung Dayeuh Pajajaran sekaligus menjadi icon baru bagi peningkatan ekonomi desa Neglasari. Atas nama
Pemerintah Desa Neglasari pihaknya berterima kasih Pemkab Bogor, Semoga bantuan keuangan terus berlanjut.

‎”Terima atas nama pemerintah desa dan masyarakat desa Neglasari mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) atas diberikannya bantuan keuangan sehingga desa Neglasari bisa membangun. Dan semoga hasil pembangunan itu bisa dirasakan masyarakat secara luas,” tandasnya.***

‎

Scroll to Top