BOGOR, KORAN INDONESIA – Bantuan Keuangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahap I tahun 2026 tengah direalisasikan pemerintah desa Purwasari Bogor melanjutkan pembangunan pembukaan jalan baru sentra pertanian di Kp Situ Uncal yang terintegrasi dengan program Dayeuh Pajajaran.
Kepala desa Purwasari, Yusuf Mustopa di tengah kesibukannya mendampingi Camat Dramaga, Atep S Sumaryo saat monitoring pembangunan infrastruktur pembukaan jalan baru tersebut mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah merealisasikan bantuan keuangan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor, melanjutkan pembangunan pembukaan jalan baru yang menghubungkan beberapa wilayah RW di desa Purwasari.
“Alhamdulillah kami saat ini bisa melanjutkan pembangunan pembukaan jalan baru, selain anggaran dari pemerintah Kabupaten Bogor tahap I sudah turun, juga hibah tanah dari para pemilik lahan untuk dijadikan jalan juga sudah selesai,” kata Yusuf Kamis, 10/09/2026.
Pada kesempatan itu Ia sangat apresiasi kepada warga para pemilik lahan yang telah rela dan ikhlas menghibahkan sebagian tanahnya untuk digunakan jalan, sehingga pembangunan pembukaan jalan baru, insya Allah dalam waktu beberapa hari ke depan bisa tuntas dan bisa dilalui masyarakat baik pejalan kaki, ataupun menggunakan kendaraan mobil dan motor.
“Bantuan keuangan termasuk anggaran akselerasi kami realisasikan tahap I di dua titik lokasi yakni di wilayah RT 02 & 04 RW 01 Kp Situ Uncal,” tegasnya.
Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat realisasi Bantuan Keuangan dari APBD Kabupaten Bogor telah dipasang papan kegiatan seperti tampak dalam foto di bawah ini ;

Kemudian dana akselerasi dari Pemerintah Kabupaten Bogor yang pekerjaannya oleh PKTD (Padat Karya Tunai Desa) dengan melibatkan para ibu rumah tangga di wilayah RT 04 RW 01, dengan papan kegiatan sebagai berikut ;

“Dalam PKTD ini kami melibatkan para ibu rumah tangga, tujuannya di tengah ekonomi seperti saat ini, paling tidak sedikit ada pemasukan keuangan dan semoga bisa meringankan beban hidup mereka,” ujarnya.
Pihaknya berharap pembangunan pembukaan jalan ini bisa berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, untuk selanjutnya bisa fokus pada program Dayeuh Pajajaran.
Terpisah di lokasi yang sama Camat Dramaga, Atep S Sumaryo mengatakan sangat mengapresiasi pak Kades Purwasari yang telah berhasil mengedukasi masyarakat, khususnya para pemilik lahan yang dijadikan jalan, dengan mereka menghibahkan sebagian tanahnya, pembangunan pembukaan jalan dapat dilaksanakan.

“Kami sangat apresiasi utamanya pekerjaan yang di PKTD kan melibatkan puluhan ibu rumah tangga, sehingga dengan adanya pembangunan ini manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, mereka jadi ada pemasukan, walaupun mungkin nilainya tidak besar namun di tengah ekonomi seperti saat ini, menjadi sesuatu yang bermanfaat buat mereka,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ia menyampaikan pesan kepada masyarakat melalui kepala desa Purwasari, jangan melakukan pembakaran, baik itu sampah maupun pembukaan lahan, karena di tengah musim kemarau bisa berakibat fatal.
“Jangan melakukan pembakaran sampah atau pembukaan lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran, dan kami juga ingatkan di tengah musim kemarau jangan sampai masyarakat kesulitan air bersih,” pungkasnya.***



