BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Bupati Bogor, H Rudy Susmanto saat melakukan Takziah ke desa Petir pada Selasa, 06/05/2026 dini hari tadi. Banyak hal yang menjadi sorotan Bupati Bogor, salah satunya terkait kebersihan lingkungan harus dilaksanakan secara gotong royong.
Instruksi Bupati Bogor tersebut direspon cepat Camat Dramaga, Atep S Sumaryo yang langsung menggelar rakor di aula kantor Kecamatan Dramaga, salah satu yang dibahas dalam rakor yakni pelaksanaan gotong royong di semua wilayah di Kecamatan Dramaga.
Rakor tersebut secara resmi dibuka Camat Dramaga pada pukul 14.30 WIB, dihadiri Sekdis PUPR Kabupaten Bogor, Kapolsek Dramaga yang diwakili Kanit Intel, Kanit Pol PP Kecamatan Dramaga, para kepala desa, UPT Kesehatan, UPT Jalan dan Jembatan, UPT kebersihan.
Gantara Lenggana, Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Kabupaten Bogor usai rakor mengatakan kepada Koran Indonesia.net bahwa pihaknya hadir dalam rakor ini menindaklanjuti Instruksi Bapak Bupati Bogor, terkait kegiatan gotong royong yang harus dilaksanakan secara kolaboratif antara pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kecamatan Dramaga dan pemerintah desa.
“Kami hadir di sini atas undangan Camat Dramaga untuk membahas teknis pelaksanaan kegiatan gotong royong bersih lingkungan, khususnya pada jalan Nasional, Jalan Kabupaten dan Jalan – jalan di desa,” ujarnya.

Pihaknya berjanji akan mensuport kegiatan tersebut baik peralatan kebersihan dan sarana prasarana lainnya. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pemantik masyarakat untuk berkolaborasi bersama – sama dengan pemerintah membersihkan lingkungan jalan – jalan yang ada di wilayah masing – masing.
“Terkait status jalan memang ada kewenangan masing – masing, baik itu jalan nasional, provinsi, kabupaten dan jalan desa dari sisi kewenangan anggaran masing – masing ada aturannya, namun ini sifatnya mendesak sehingga kita harus sama – sama untuk guyub dalam pelaksanaan gotong royong yang sudah diperintahkan pak Bupati Bogor,” tegasnya.
Sementara itu Camat Dramaga Atep S Sumaryo mengatakan rakor ini dilaksanakan menindaklanjuti Instruksi sekaligus tawaran dari pak Bupati Bogor saat Takziah ke desa Petir terkait pembangunan di wilayah Dramaga.
Saat itu, Bupati Bogor meminta dilaksanakan kegiatan gotong royong namun tidak hanya bersifat seremonial tetapi bisa dilaksanakan secara kolaborasi dengan dinas, kecamatan dan desa, dengan melibatkan masyarakat.

“Pak Bupati menginginkan dalam kegiatan itu masyarakat didorong dan memiliki rasa sense of belonging terhadap wilayahnya untuk terus bisa menjaga kebersihan lingkungan, dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Substansi pelaksanaan kegiatan gotong royong itu lanjut Atep akan difokuskan pada pembersihan saluran air drainase di jalan – jalan, pembersihan gorong – gorong dari sampah, rumput dan ilalang yang menyebabkan tersumbatnya air dan terlihat kotor dan kumuh.
Pak Bupati kata Atep menyoroti kondisi pinggir jalan pasar Dramaga, JLD dan pinggir ruas jalan dari Dramaga hingga Petir, saat Ia melintas di jalan tersebut banyak sampah dan rumput ilalang yang tumbuh di pinggir jalan serta sampah yang berserakan juga adanya genangan air.
“Dalam kegiatan itu kita akan fokuskan pembersihan saluran drainase di sepanjang jalan Dramaga hingga Petir,” tegasnya.
Disinggung terkait jalan rusak di wilayah desa Cikarawang dan desa Ciherang yang dikeluhkan masyarakat dan viral di media sosial, Atep menyebut perbaikan kedua jalan tersebut, yakni Jalan Situ Burung dan Jalan Ciherang sudah di atensi pak Bupati Bogor dan sudah masuk dalam program yang akan diperbaiki dan dibangun tahun ini.
“Pak Bupati sudah memerintahkan dinas PUPR Kabupaten Bogor apabila proses lelangnya sudah ada pemenangnya dan segala sesuatunya sudah siap untuk segera dilaksanakan actionnya,”tandas Atep S Sumaryo.***



