Induk Koperasi Kosgoro (INKOS) Tandatangani MoU dengan MUI Pusat dan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan, Ini Harapan Dirut PT MBI !

Bagikan

SUKABUMI, KORAN INDONESIA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Republik Indonesia tanda tangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan INKOS (Induk Koperasi Kosgoro). Dan INKOS juga menandatangani PKS dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan terkait kerjasama platform digital.

Penandatangan MoU dan PKS berlangsung di Balai Penelitian Pengembangan dan Pelatihan (Balitbang AGRI MBI ), Gapoktan Nanggerang Sejahtera Pada Jumat, 16 Oktober 2026, dihadiri Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, K.H. M. Anwar Iskandar, Ketua Umum Kosgoro Hayono Isman, Guru besar Fakultas Pertanian IPB University, Prof Dr Awang Maharijaya S.P, M.Si, Jajaran Direksi PT Mandiri Banana Indonesia, Ketua Koperasi Namara Sejahtera sekaligus sebagai Kades Nanggerang, Tokoh Masyarakat dan para petani desa Nanggerang.

Ketua INKOS (Induk Koperasi Kosgoro) sekaligus Ketua PPK Kosgoro bidang Koperasi, Budi Enda Dhaniswara saat dikonfirmasi Koran Indonesia mengatakan bahwa pihaknya hari ini telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat dan MoU PKS dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Cirendeu Tangerang Selatan, terkait kerjasama platform digital.

Menurut dia Koperasi Kosgoro merupakan koperasi sekunder, sementara koperasi – koperasi lain termasuk koperasi Namara Sejahtera di desa Nanggerang, juga termasuk koperasi – koperasi mahasiswa merupakan koperasi primer, secara operasional berjalan secara offline.

“Kami INKOS melalui MoU yang sudah ditandatangani akan menjembatani antara Koperasi sekunder dengan semua koperasi – koperasi primer melalui platform digital, untuk memudahkan komunikasi dan pemasaran (Marketing), dari hulu sampai ke hilir baik itu produk pertanian dan lain – lain,”ujarnya.

Platform digitalisasi ini sangat memudahkan, apalagi market place MUI sifatnya Internasional, cakupannya sangat luas, bisa untuk pasar dalam negeri maupun luar negeri melalui ekspor dan inpor.

Tridarma Perguruan Tinggi

Pihaknya telah menandatangani PKS dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan ada kaitannya dengan Tridarma Perguruan Tinggi, para mahasiswa selain memperoleh gelar akademik diharapkan setelah lulus bukan mencari kerja tetapi dapat memberi kerja.

“Program yang akan kita lakukan ini merubah manset para mahasiswa yang tadinya berpikiran setelah lulus mencari kerja kita rubah menjadi pemberi kerja, apalagi market place MUI ini cakupannya Internasional tanpa modal pun bisa dilakukan,” tegasnya.

Progres yang akan segera dilaksanakan dalam kerjasama terkait Tridarma Perguruan Tinggi, bagi para mahasiswa dulu ada istilah KKN (Kuliah Kerja Nyata), Magang nah dengan platform digital ini semua itu sudah tersedia di sana, ada bidang koperasinya, ada yang bersifat pribadi, Interpreneur, dan ini bukan lagi latihan tetapi real langsung praktek untuk menjadi seorang Interpreneur.

“Insya Allah kita akan segera realisasikan di Januari 2027 para mahasiswa yang KKN dan magang kita akan dorong melalui platform digital yang sudah kami siapkan,” Imbuhnya.

Ketika disinggung keterlibatan INKOS dengan PT Mandiri Banana Indonesia, Budi menjawab singkat, keterlibatannya karena PT MBI sebagai Offtaker dari koperasi Namara.

Sementara itu, Dirut PT Mandiri Banana Indonesia (PT MBI), Fachri Yulizar menyambut baik adanya penandatangan MoU antara INKOS dengan MUI pusat dan penandatangan PKS Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan dengan Induk Koperasi Kosgoro (INKOS).

“Tentunya bagi kami PT MBI terjalinnya kerjasama tersebut bisa berdampak positif yang cukup luas, karena ekosistem yang sudah kami bentuk tentu ini diperlukan inovasi – inovasi agar produktivitas kami bisa terus tumbuh dan berkembang, sehingga para petani juga bisa lebih sejahtera,” ujar Fachri.

Sebelumnya kata dia, PT MBI concern pada budidaya pisang barangan jumbo merah, berkolaborasi dengan Pemerintah desa Nanggerang, seiring berjalannya waktu, ekosistem sudah terbentuk, para petani memiliki wadah Gapoktan Namara Sejahtera pihaknya juga berkolaborasi dengan kalangan akademisi.

“Dalam rangka mengusung Tridarma Perguruan Tinggi kami sudah bekerjasama dengan Polbangtan Bogor, Biogen Bogor, IPB University dan Universitas Pakuan Bogor,” katanya

Pada kesempatan itu Ia mengungkapkan setelah penandatanganan MoU ini, pihaknya berharap ada pengembangan lahan di daerah lain untuk budidaya pisang barangan jumbo merah. Selain itu, produktivitas pemasaran juga bisa lebih meningkat, agar Kami PT MBI, Koperasi Namara Sejahtera, Pemerintah desa Nanggerang dan seluruh petani yang ada di desa Nanggerang dapat merasakan manfaatnya.

“Dengan adanya MoU ini dapat meningkatkan produktivitas sesuai permintaan pasar 1 hari 10 ton, dan saat ini baru terpenuhi 1 hari 1 ton, oleh karena itu kami mengajak investor maupun petani lokal yang memiliki lahan untuk berbudidaya pisang barangan, dari sisi market tercapai, Tridarma Perguruan Tinggi tercapai, dan CSR nya juga tercapai,”tandasnya.***

Scroll to Top