Lansia Tewas Terpanggang di Rusun Klender, Warga: Sempat Teriak Tapi Tak Ada yang Menolong

Bagikan

Jakarta – Seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Asmini (73) tewas terpanggang dalam kebakaran yang menghanguskan 4 unit rumah di lantai 4 Rusun Perumnas Klender, Blok 60, Kelurahan Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (12/7/2025) dini hari.

Menurut warga sekitar, korban sempat terlihat keluar dari unit rumahnya sambil berteriak minta tolong, namun tidak banyak yang mendengar jeritannya. Tragisnya, korban justru kembali masuk ke dalam rumah dan akhirnya tewas terjebak di tengah kobaran api.

“Bu Asmini tinggal sendirian, anak-anaknya sudah punya rumah masing-masing. Umurnya sudah sepuh, sekitar 73 tahun,” ujar Shinta, salah satu warga setempat saat ditemui di lokasi, Sabtu siang.

Shinta menyebut bahwa korban menempati dua unit rumah yang saling bersebelahan di pojok lantai 4 rusun tersebut. Di lantai tersebut hanya terdapat 4 kepala keluarga.

“Dia tinggal di dua unit yang bersebelahan. Tapi memang sudah lama hidup sendiri,” imbuhnya.

Dari pantauan di lokasi, suasana di lantai 4 rusun tampak sepi. Belum terlihat adanya garis polisi di sekitar area kebakaran. Hanya beberapa warga yang lalu-lalang di area bawah rusun.

Kondisi bangunan yang sudah tua disebut menjadi salah satu penyebab cepatnya api merambat ke seluruh unit. Menurut warga, struktur atap masih menggunakan kayu, sehingga api cepat menyebar.

“Bangunan rusunnya sudah puluhan tahun. Atapnya dari kayu. Api langsung menyebar cepat waktu kebakaran,” kata Shinta.

Sempat Teriak Minta Tolong

Menurut penuturan warga yang tinggal satu tower dengan korban, Asmini sempat keluar rumah sambil berteriak meminta tolong. Namun karena waktu kejadian berlangsung dini hari, sebagian besar warga sudah tertidur lelap.

“Katanya sempat teriak minta tolong, tapi mungkin nggak banyak yang dengar. Api awalnya dari dapur rumah Bu Asmini,” ucap Shinta.

Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menyebut, penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran tabung gas dari dapur rumah korban.

“Kebocoran gas. Informasi dari warga, api pertama muncul dari bagian dapur,” kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jaktim Abdul Wahid kepada detikcom.

Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan setelah beberapa unit damkar dikerahkan ke lokasi. Namun sayangnya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Jenazah ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di dalam rumahnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top