KORANINDONESIA, Jakarta — Universitas Mercu Buana melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ilmu Komunikasi berkolaborasi dengan Komisi Nasional Disabilitas (KND) dan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) menyelenggarakan pelatihan bertema “Optimasi Konten Kreator Difabel dengan Kecerdasan Buatan” pada Rabu, 20 Mei 2026 di Gedung DNIKS, Jakarta Pusat.
Kegiatan yang diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari teman difable dan pendamping / orang tua, ini menjadi wujud dan bagian dari komitmen bersama dalam mendorong transformasi digital yang inklusif, khususnya bagi masyarakat prasejahtera, lansia, dan penyandang disabilitas agar mampu beradaptasi dan berdaya saing di era teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Pelaksanaan PKM ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana, RA. Loretta Kartikasari, SE., MM., M.IKom, yang juga merupakan akademisi dan praktisi komunikasi digital. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa literasi digital tidak hanya berbicara tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara produktif, kreatif, dan aman.
“Melalui kegiatan PKM ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang inklusif dan memberdayakan. Teknologi AI harus dapat diakses dan dimanfaatkan oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas dan kelompok masyarakat rentan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut didukung oleh Komisi Nasional Disabilitas (KND) sebagai bentuk penguatan aksesibilitas dan kesetaraan kesempatan dalam pengembangan kapasitas digital masyarakat. Sementara itu, DNIKS sebagai mitra strategis dalam bidang kesejahteraan sosial memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan literasi digital yang berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pengembangan konten digital, pemanfaatan AI untuk mendukung kreativitas, strategi komunikasi digital, hingga pengenalan peluang ekonomi kreatif berbasis media sosial dan platform digital.
Materi disampaikan oleh para pengajar dan praktisi di bidang literasi serta komunikasi digital yang merupakan dosen Universitas Mercubuana, yaitu:
- RA. Loretta Kartikasari, SE., MM., M.IKom
- RM Wiyanto Hidayatullah, S.IKom., M.IKom
- Herry Derajad Wijaya, S.Kom., MM
Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami dunia digital sekaligus membuka peluang baru dalam bidang ekonomi kreatif berbasis teknologi.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga negara, dan organisasi sosial ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan masyarakat digital yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Selain menjadi bagian dari tridarma perguruan tinggi, kegiatan PKM ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran bahwa akses terhadap teknologi dan literasi digital merupakan hak seluruh masyarakat tanpa terkecuali.



