BOGOR, KORAN INDONESIA – Warga Kp Situ Babakan Raya RT 04 RW 07, desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor dikagetkan dengan ditemukannya mahasiswa IPB meninggal di kamar kosan pada Rabu, 15/04/2026.
Jenazah korban dievakuasi petugas Polsek Dramaga, Polres Bogor, dibantu petugas Babinsa desa Babakan, ke RSUD Ciawi menggunakan mobil jenazah milik IPB University, untuk dilakukan Autopsi guna memastikan penyebab kematian mahasiswa semester di Fateta IPB Bogor.
Polisi Ungkap Identitas korban dan Kronologi Peristiwa
Diberitakan sebelumnya, identitas dan penyebab kematian korban di dalam kamar kosan belum diketahui. Polsek Dramaga Polres Bogor dalam keterangan tertulisnya kepada Wartawan mengatakan bahwa korban bernama KSR kelahiran Jakarta pada 01 Desember 2003, dan tercatat sebagai mahasiswa IPB University.
Selain identitas korban Polisi juga ungkap kronologi peristiwa meninggalnya KSR, menurut Polisi berdasarkan keterangan Ketua RT 04/07 desa Babakan, Sdr I melaporkan peristiwa tersebut sekitar pukul 07.00 WIB, salah seorang penghuni kosan pondok ‘S’ meninggal di dalam kamar kosan.
Lalu di TKP polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi, salah satunya Y, menurut keterangannya sebelumnya korban mengeluh sakit dan telah berobat ke klinik kampus IPB Dramaga sekitar pukul 20.00 WIB. Y mengaku terakhir melihat dan komunikasi dengan korban pada malam itu.
“Saya terakhir melihat dan komunikasi dengan korban saat akan berobat ke klinik IPB Dramaga,” kata Y.
Setelah itu, Y langsung beristirahat di kamar kosan ya sendiri, Dan keesokan harinya sekitar pukul 07.00 pagi, Y membangunkan korban untuk pergi kuliah, dengan cara memanggil korban dan mengetuk pintu, namun korban tidak merespon.
Selanjutnya Ia meminta bantuan O dan ketua RT Iwa untuk membuka paksa pintu kamar kosan korban, dan saat pintu terbuka didapati korban sudah meninggal dengan mulut berbusa.
Kemudian petugas Polsek Dramaga setelah melakukan olah TKP langsung mengevakuasi korban ke RS Ciawi dengan mobil jenazah milik IPB University untuk Riksa visum luar. Namun pihak keluarga tidak mengizinkan jenazah korban untuk di Autopsi dan jenazahnya sudah dibawa pihak keluarga ke Jakarta.
IPB Sampai Duka Kepada Keluarga Korban
Peristiwa meninggalnya KSR tentu menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. Dalam kesempatan itu pihak IPB melalui Direktur Kerjasama, Komunikasi dan Pemasaran IPB University, Dr Alfian Helmi menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban.
“Kami IPB University telah berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memberikan pendampingan,”pungkasnya.***



