Nadzir Wakaf IPB University Terima Wakaf Lahan 1,3 Hektar & Masjid Al Amin di Desa Cihideung Ilir Ciampea Bogor dari Keluarga Besar Bapak Alm Akhmad Amien Mastur

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – IPB University bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggelar serah terima Program Kemaslahatan 2025, penyelesaian pembangunan Masjid wakaf Al Amin IPB. Acara tersebut berlangsung di masjid Al Amin IPB University di RT 06 RW 02 desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor pada Rabu, 15/04/2026.

Hadir dalam acara serah terima program Kemaslahatan tersebut, Wakil Rektor IPB Bidang Konektivitas Global kerjasama dan hubungan alumni, Prof Iskandar Zulkarnain, Kepala Wakaf dana sosial IPB, Prof Dr Alla Asmara, Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Deputy Kemaslahatan BPKH, Baitulmaal Muamalat, Bank Syariah Indonesia (BSI), BCA Syariah, Camat Ciampea , Pardi, Kepala desa Cihideung Ilir yang diwakili Sekretaris desa, Kepala KUA Ciampea, BWI Kabupaten Bogor, RTRW setempat, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Serah terima wakaf dilakukan oleh keluarga besar Bapak Alm Akhmad Amien Mastur sebagai muwakif kepada nadzir wakaf IPB yang diwakili Kepala Unit Wakaf dana sosial IPB University, Prof Dr Alla Asmara dan disaksikan oleh seluruh hadirin yang menghadiri acara tersebut.

“Lahan yang diwakafkan keluarga besar alm Amin Mastur seluas 1,3 hektar dan luas bangunan Masjid Al Amin IPB University diperkirakan bisa menampung 800 jamaah,” kata Prof Alla.

Selanjutnya Ia menegaskan pembangunan masjid ini selain dari wakaf keluarga almarhum, juga dibiayai dari dukungan dana kemaslahatan BPKH, serta dukungan dari BSI dan BCA Syariah serta donatur individu: dosen IPB dan donatur lainnya.

“Wakaf ini pengelolaannya akan dilakukan nadzir IPB, tetapi untuk pemanfaatannya dibuka seluas – luasnya kepada masyarakat secara khusus warga di wilayah RT 06 RW 02 dan umumnya masyarakat secara luas,” tegasnya.

Pihaknya berharap dengan adanya wakaf masjid Al Amin IPB University ini, masyarakat termasuk di sekitaran sini ada SMK Gio Informatika, para siswanya dipersilahkan memanfaatkan masjid ini untuk kegiatan beribadah dan aktivitas lainnya.

“Wakaf ini kami berharap selain bermanfaat juga menjadi maslahat untuk umat, dan menjadi pahala kebaikan yang mengalir terus menerus bagi yang mewakafkannya,” Imbuhnya.

Nadzir wakaf IPB Terdaftar di Badan Wakaf Indonesia

Dalam kesempatan itu, Prof Alla menjelaskan bahwa sejak tahun 2020, IPB sudah memiliki lembaga Nadzir wakaf, yang mengelola wakaf dan sudah terdaftar di Badan Wakaf Indonesia.

Aset wakaf lanjut Prof Alla selain yang baru diserah terimakan di lokasi saat ini, juga aset – aset wakaf lainnya banyak di kampus antara lain Drinking Water Station (DWS) yaitu sarana air siap minum.

“Kita kembangkan sarana air minum (drinking water station/DWS) di dalam kampus tujuannya untuk meningkatkan akses air minum sehat secara gratis untuk mahasiswa dan civitas IPB juga untuk tamu yang berkunjung ke kampus IPB. Selain itu, keberadaan DWS juga diharapkan dapat mengurangi sampah plastik sisa kemasan air minum,”ucapnya.

Kehadiran nadzir IPB kian mendapat kepercayaan dari masyarakat khususnya dari keluarga besar IPB maupun para alumni IPB yang menitipkan donasinya untuk disalurkan.

“Tentu kepercayaan ini akan kami jaga sebaik mungkin dengan melaksanakan tugas sesuai dengan yang diamanahkan, semoga donasi yang kami terima dan sudah kami realisasikan, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.***

Scroll to Top