BOGOR, KORAN INDONESIA – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Biogen Bogor, kembali mengunjungi kebun perbenihan Kacang Edamame (Demplot) PT Mandiri Banana Indonesia (PT. MBI) di desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Rabu, 15/04/2026.
Kunjungan Tim BRMP Biogen Bogor dalam rangka tindak lanjut kerjasama kedua belah pihak, mengevaluasi perkembangan dan pertumbuhan tanaman kacang edamame yang akan dijadikan benih/ bibit yang di tanam di kebun perbenihan PT MBI beberapa waktu ke belakang.
Diketahui, BRMP Biogen Bogor telah menandatangani kerjasama, Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT MBI di Kantor Biogen Bogor pada Rabu, 04/02/2026. Kerjasama tersebut bertujuan untuk menciptakan benih/ bibit unggul kacang edamame.
Tim ahli dari BRMP Biogen Bogor, Dr Asadi saat dikonfirmasi via telepon mengatakan bahwa kegiatan hari ini dalam rangka mengevakuasi sekaligus melihat pertumbuhan dan perkembangan bibit kacang edamame yang sudah ditanam dua bulan lalu.
“Setelah kami lihat, kondisi dan pertumbuhan kacang edamame secara umum bagus, dan kami melakukan penyortiran, pada bibit yang pertumbuhannya kurang baik, kita buang agar pertumbuhan yang lainnya menjadi lebih bagus, dan menghasilkan kwalitas benih unggul,” jelas Dr Asadi.
Selanjutnya kata Dr Asadi, benih unggul kacang edamame yang ditanam di kebun PT MBI jenis Biomax 2 sebanyak 5 kilogram. Dan setelah melihat perkembangan dan pertumbuhannya, pihaknya optimis bisa menghasilkan bibit/benih unggul sesuai dengan target yang diharapkan.
Terbukti lanjut Dr Asadi dengan penanaman sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan jarak tanam 30 cm x 10 cm/ benih/ lubang selama 63 hari pertumbuhannya cukup bagus, baik daun, batang, dan polongnya cukup baik dan pertumbuhan polongnya sangat baik berkisar antara 15 sampai 30 polong.
“Hari ini kami lakukan seleksi (Rouging) dari pertumbuhan kacang edamame dari jenis lainnya, kita buang agar pertumbuhan polong benih unggul bisa sempurna,” tegasnya.
Selanjutnya menurut Dr Asadi dengan pertumbuhan polong seperti itu, sudah bisa diprediksi jika ditanam di area lahan satu hektar bisa menghasilkan benih unggul sebanyak 1 ton. Kemudian yang sudah ditanam di area kebun PT MBI saat ini seluas 1000 meter, maka hasilnya sudah bisa diprediksi sekitar 100 kilogram benih unggul kacang edamame.
Ketika disinggung adanya hama pada tanaman bibit kacang edamame Dr Asadi menegaskan hama itu pasti ada, namun bisa diatasi dengan melakukan penyemprotan obat anti hama secara periodik.

Sementara itu, Dirut PT Mandiri Banana Indonesia (MBI), Fachri Yulizar mengatakan bahwa kedatangan tim dari BRMP Biogen Bogor untuk yang ketiga kalinya. Kunjungan hari ini mereka akan mengevaluasi dan melakukan sortir serta melihat perkembangan dan pertumbuhan bibit kacang edamame yang ditanam di kebun PT MBI di desa Nanggerang Sukabumi.
“Benih kacang edamame yang sudah ditanam kini sudah berusia 63 hari dari sejak ditanam dua bulan lalu. Dan saat ini difokuskan pada pengisian polong agar bisa dipanen pada satu bulan mendatang,” katanya.
Pihaknya berharap kerjasama dengan BRMP Biogen Bogor PT MBI bisa menghasilkan produksi benih unggul untuk kebutuhan masa tanam sendiri maupun untuk di jual ke luar. “Kami fokus produksi untuk memenuhi kebutuhan, untuk ditanam sendiri,” tegasnya.
Kemudian Ia mengaku selama ini mendapatkan benih kacang edamame dari pihak ke tiga, yang tidak tahu asal usulnya serta kwalitasnya. Namun dengan kerjasama dengan BRMP Biogen Bogor diharapkan memiliki benih unggul bisa menghasilkan produksi yang lebih bagus dan lebih banyak.
“Benih NS Biomax 2 yang ditanam ini dari jumlah polong saja paling sedikit ada 15 artinya dari luas tanah 1000 meter yang kita tanam sebanyak 5 kilogram benih bisa menghasilkan 100 kilogram ada kenaikan sekitar 20 kali lipat dari benih yang kita tanam sebelumnya,” ujarnya.
Menurut Fachri benih yang ditanam sebanyak 5 kilogram dan yang tumbuh sekitar 87 persen itu sebuah capaian pertumbuhan yang cukup bagus, sehingga Ia optimis ke depan PT MBI bisa produksi benih edamame unggul.
Lahan yang disediakan PT MBI
Kerjasama jangka panjang dengan BRMP Biogen Bogor terkait produksi benih unggul, pihaknya menyiapkan lahan untuk ditanam bibit unggul sekitar 50 hektar di desa Nanggerang. Kedepan semoga bisa menjawab kebutuhan bibit kacang edamame yang saat ini langka di pasaran.
“Kami berharap hasil produksi bibit kacang edamame hasil kerjasama PT MBI dengan BRMP Biogen Bogor bisa memenuhi kebutuhan PT MBI sekaligus bisa memenuhi kebutuhan pasar,” pungkasnya.***



