Berikut Makna Dibalik Bayi Menangis, Orang Tua Perlu Tahu?

Bagikan

GARUT, KORAN INDONESIA – Salah satu cara bayi berkomunikasi adalah dengan menangis, terutama di usia-usia awal bulan.

Karena belum bisa berbicara, bayi menggunakan tangisan untuk menyampaikan kebutuhan, rasa tidak nyaman, hingga emosinya.

Dan setiap tangisan bayi itu memiliki makna tertentu yang dapat dipahami oleh orang tua melalui pola, nada dan situasi saat bayi menangis.

Mengapa Bayi Menangis?

Menurut American Academy of Pediatrics, menangis merupakan perilaku normal pada bayi.

Bahkan, bayi baru lahir dapat menangis selama 1–3 jam setiap hari.

Dengan menangis, bayi dapat terbantu untuk mendapatkan perhatian dan memenuhi kebutuhan dasarnya.

Dokter anak juga menjelaskan bahwa bayi tidak menangis “tanpa alasan”. Biasanya ada kebutuhan fisik atau emosional yang sedang dirasakan.

Arti Tangisan Bayi

1. Lapar

Menangis karena lapar biasanya dimulai dengan perlahan, lalu semakin keras jika tidak segera ditanggapi. Bayi juga sering menunjukkan tanda lain seperti:

– Mengisap jari
– Membuka mulut
– Menggerakkan kepala ke kanan dan kiri

Dan menangis karena lapar ini sebaiknya dikenali sebelum bayi terlalu panik agar proses menyusui lebih mudah.

2. Popok basah atau tidak nyaman

Bayi memiliki kulit yang sangat sensitif. Sehingga popok basah, pakaian terlalu panas, dingin, atau posisi tidur yang tidak nyaman dapat membuat bayi menangis.

Tangisan ini biasanya terdengar pendek-pendek dan berhenti setelah sumber ketidaknyamanan diatasi.

3. Mengantuk

Sebagian bayi justru menangis ketika lelah dan ingin tidur. Karena bayi yang terlalu lelah akan lebih sulit tertidur sehingga semakin sering menangis.

Tanda lainnya meliputi:

– Mengucek mata
– Menarik telinga
– Tatapan kosong
– Menguap berulang kali

4. Ingin perhatian dan rasa aman

Psikolog perkembangan anak menjelaskan bahwa bayi membutuhkan kedekatan emosional dengan orang tuanya.

Saat digendong, mendengar suara ibu, ayah, atau dipeluk, bayi akan merasa lebih aman.

Karena itu, menangis bukan berarti bayi “manja”, melainkan bagian dari kebutuhan emosional yang sehat.

5. Sakit

Menangis karena sakit biasanya terdengar lebih keras, tajam, atau berbeda dari biasanya.

Bayi juga mungkin sulit ditenangkan meski sudah digendong atau diberi susu.

Orang tua perlu waspada jika tangisan disertai:

– Demam
– Muntah
– Sulit bernapas
– Tubuh lemas
– Tidak mau menyusu

Jika tanda tersebut muncul, segera konsultasikan ke dokter.

Pentingnya Orang Tua Mengenali Tangisan Bayi

Respons cepat dan penuh perhatian terhadap tangisan bayi dapat membantu membangun rasa aman dan ikatan emosional yang kuat.

Bayi yang merasa kebutuhannya dipenuhi cenderung lebih tenang dan percaya pada lingkungannya.

Dan menenangkan bayi dapat dilakukan dengan:

– Menggendong
– Menyusui
– Mengayun perlahan
– Memberikan suara lembut
– Memastikan kondisi bayi nyaman

Jade Aesthetic Clinic Hadirkan XERF, Teknologi Rejuvenation Modern dengan Hasil Natural dan Nyaman

Scroll to Top