BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah dan masyarakat desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor merayakan hari jadi desa Cibanteng ke 48 dan hari jadi Bogor ke 544 dengan menggelar acara mulai dari senam sehat, jalan sehat hingga pagelaran wayang golek pada Senin, 01/06/2026.
Ribuan masyarakat tumpah ruah menghadiri dan mengikuti seluruh rangkaian acara hari jadi desa Cibanteng ke 48, salah satu yang paling menarik perhatian warga adalah acara gunungan/ dondang, ritual sedekah bumi yang diperebutkan oleh seluruh masyarakat.
Selain itu, yang menarik perhatian masyarakat, panitia membagikan ratusan door price dari mulai mesin cuci, lemari es, sepeda, TV, kipas angin, magic com, hingga pernak pernik sampai dengan sembako.
Acara hari jadi desa Cibanteng ke 48 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh kepala desa Cibanteng, Warso S Sos, MM didampingi TNI/Polri, panitia penyelenggara dan masyarakat desa Cibanteng
Usai melaksanakan pemotongan tumpeng hari jadi desa Cibanteng ke 48, Kades Cibanteng menuturkan kepada Koran Indonesia.net bahwa peringatan hari jadi desa Cibanteng, bertepatan dengan hari jadi Bogor ke 544, juga bersamaan dengan hari kesaktian Pancasila.
“Sebagai bentuk syukur kepada yang maha kuasa, pada momen hari jadi ini kita melaksanakan doa bersama, agar bumi, tempat dan wilayah yang kita tempati mendapatkan keberkahan bagi warga masyarakat desa Cibanteng,” katanya.
Selain itu, Ia menegaskan perayaan hari jadi ini mengenang sejarah desa, dimana awalnya oleh para pendahulu, setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari jadi desa Cibanteng. Dan tahun ini perayaannya bertepatan dengan hari jadi Bogor dan hari kesaktian Pancasila.
“Kami berharap wilayah dan masyarakat kita subur makmur, aman tentram dan damai, kita tingkatkan lagi hidup gotong royong demi terjalin silaturahmi antar warga,” Imbuhnya.

Selanjutnya Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara dan masyarakat acara hari ini mulai dari senam, jalan sehat, pentas seni, sedekah gunungan yang diperebutkan masyarakat berjalan lancar, dan acara hari ini akan ditutup dengan pagelaran wayang golek nanti malam, semoga semuanya lancar.
Sumber pembiayaan Hari Jadi Desa Cibanteng
Dalam kesempatan itu, Warso juga menegaskan seluruh pembiayaan acara hari jadi desa Cibanteng ke 48 bersumber dari swadaya masyarakat. Jadi biayanya ditanggung renteng bersama oleh warga secara swadaya.
“Tidak ada biaya dari pemerintah, semua pembiayaan di cover dari dana swadaya masyarakat,” tegas Warso.
Sementara itu Ketua panitia penyelenggara hari jadi desa Cibanteng ke 48, Tuheri Ahmad menyampaikan hal yang sama dengan kepala desa Cibanteng, bahwa seluruh biaya acara ini di cover oleh dana swadaya masyarakat.
“Seluruh rangkaian acara telah dilaksanakan, mulai dari senam dan jalan sehat, pentas seni serta karnaval sedekah bumi ( gunungan) dongdang yang diperebutkan masyarakat, dan acara akan ditutup dengan pagelaran seni wayang golek,” ujarnya.
Semua ini sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas kesuburan tanah desa Cibanteng, serta masyarakatnya hidup rukun dan damai.” Dan acara akan ditutup dengan kesenian wayang golek untuk melestarikan budaya Sunda, yang kian hari kian tergerus,” ucapnya.
“Kami berharap masyarakat desa Cibanteng semakin maju, semakin religius, dan tercipta gotong royong yang membawa kemaslahatan kepada masyarakat,” pungkasnya.***



