Mencegah Terjadinya Penyakit DBD, Pemerintah Desa Neglasari Bogor Melakukan Fogging di Pemukiman Warga, Dibiayai BKK Akselerasi Tahun 2026

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah Desa Neglasari merealisasikan Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi tahap I Tahun 2026 pada program kesehatan, melakukan Fogging di pemukiman warga dalam rangka mencegah sekaligus membasmi nyamuk DBD (Demam Berdarah Dengue) pada Rabu, 28/10/2026.

Kegiatan Fogging dilakukan di wilayah Kp Bojongsari RT 04 RW 01. Unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Sekretaris desa Neglasari, Bidan Desa, Kader TB (Tuberkulosis), Kader Posyandu, Kepala dusun (Kadus) 1 & 3, desa Neglasari.

Sekdes Neglasari, Kosasih Irvan mewakili Kepala desa Neglasari saat dikonfirmasi Koran Indonesia mengatakan bahwa Pemerintah desa Neglasari saat ini tengah merealisasikan Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi tahun 2026 pada program kesehatan.

“Kami melakukan kegiatan Fogging ke Pemukiman warga Kp Bojongsari RT 04 RW 01 dalam upaya pencegahan adanya nyamuk DBD yang dapat mengancam jiwa manusia, khusus masyarakat di kampung ini yang dinilai dapat berpotensi nyamuk berbahaya tersebut,” ujar Irvan.

Selain itu, pihaknya juga mencoba mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan pola hidup bersih dengan melakukan 3M.

“Kita edukasi masyarakat untuk melaksanakan menguras tempat penampungan air, menutup tempat air, dan mengubur barang – barang yang dapat menampung air hingga berpotensi munculnya jentik nyamuk,” ujarnya.

Hal ini dilakukan untuk menggugah kembali masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan bersih, dan mencegah terjadi penyakit yang disebabkan nyamuk berbahaya.

“Kami berharap apa yang telah kami lakukan masyarakat bisa hidup disiplin menjaga lingkungan tetap bersih, menjaga kesehatan jauh lebih baik daripada mengobati,” pungkas Irvan Kosasih.***

Scroll to Top