Tingkatkan Skill dan Kemampuan Petani Tim BRMP & Unit Bisnis Program ICARE Jawa Tengah Studi Karya & Pelatihan Pengembangan Agribisnis Pisang Barangan Jumbo Merah di PT MBI

Bagikan

SUKABUMI, KORAN INDONESIA – Tim BRMP (Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian) dan Unit bisnis Program ICare Jawa Tengah Berkunjung ke PT Mandiri Banana Indonesia (PT MBI) dalam rangka pelaksanaan kegiatan penguatan kelembagaan dan unit bisnis koperasi program Icare (Integrated Cirooration of Agricultural Resource Empowerment) di Kabupaten Brebes Jawa Tengah Tahun 2026.

Dalam kunjungan tersebut digelar pelatihan dengan tema Studi karya dan pelatihan pengembangan agribisnis pisang barangan jumbo merah tersebut berlangsung di gedung Gapoktan Sejahtera desa Nanggerang, diikuti Tim BRMP dan unit bisnis program Icare Jawa Tengah. Dan sebagai pemateri Dirut PT MBI, Fachri Yulizar.

Koordinator Tim BRMP Jawa Tengah, Ariana Citra Kusumasari mengatakan bahwa studi karya dan pelatihan ini diikuti unsur PPL, Fasilitator program Icare dan petani Icare di kecamatan Losari di bawah naungan BRMP Jawa Tengah, sebagai tindak lanjut kunjungannya ke PT Mandiri Banana Indonesia beberapa waktu lalu.

“Tujuan kami datang kembali ke PT MBI bukan hanya sekedar kunjungan biasa, tetapi kami mau belajar membuka wawasan serta untuk mendapatkan inspirasi,” katanya.

Jadi kegiatan ini lanjut Citra merupakan kegiatan Icare komoditas yang dikembangkan para petani di Losari Kabupaten Brebes itu komoditas pisang. Diakui Citra komoditas pisang di sana sudah berjalan puluhan tahun, tetapi karena ada peningkatan harga gabah, para petani lebih memilih dan beralih menanam padi.

“Jadi kearifan lokal di Losari menanam pisang itu ada di lahan sawah dan komoditas pisang yang dikembangkan oleh para petani jenis pisang raja nangka. Kami harapkan melalui studi karya dan pelatihan di PT MBI para petani memiliki insert baru bagaimana mengembangkan pisang di lahan kering,” ucapnya.

Pihaknya optimis pisang barangan jumbo merah bisa dikembangkan oleh para petani di Losari, ditanam di lahan kering, karena komoditas pisang barangan ini cukup bagus, permintaan pasar cukup tinggi, salah satunya untuk MBG (Makan Bergizi Gratis).

“Kami berharap para peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa memperoleh ilmu dari materi yang disampaikan oleh Pak Fachri Yulizar sebagai Dirut PT MBI, dan bisa dipraktekkan di daerahnya masing – masing sesuai dengan potensi yang ada, dari hulu sampai hilir mulai dari budidayanya, pemasarannya. Dan kami juga sedang memikirkan bagaimana bentuk kerjasama dengan PT MBI ke depannya,” Imbuhnya.

Disela kegiatan pelatihan dilakukan praktek menanam pisang Barangan Jumbo Merah (BJM) Asof/Koran Indonesia//

Sementara itu, Dirut PT MBI, Fachri Yulizar mengatakan menyambut baik pihak BRMP Jawa Tengah berkunjung ke sini dalam rangka studi karya dan pelatihan pengembangan agribisnis pisang barangan jumbo merah.

“Dalam pelatihan itu materi yang kami sampaikan tentu dari mulai teknis penyiapan lahan, lubang tanam, pemupukan, pemeliharaan dan perawatan hingga menghasilkan pisang barangan berkualitas baik. Selain itu kami juga menjelaskan kepada para peserta pelatihan terkait dengan analisis usaha,” ujanya.

Tindak lanjut kerjasama PT MBI dengan para petani sempat mengemuka dalam forum diskusi, pada prinsipnya PT MBI terbuka dengan pihak manapun untuk kerjasama termasuk dengan para petani di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

“Harapan kami para peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan bisa memperoleh sesuatu yang bermanfaat, bisa meningkatkan skill dan kemampuan, yang tadinya mungkin literasi terhadap pisang barangan masih sedikit, dengan ilmu yang diperoleh bisa diterapkan, dipraktekkan sekaligus dikembangkan di daerah Brebes Jawa Tengah,” pungkas Fachri Yulizar.***

Scroll to Top