BKK Akselerasi Tahap I Pemkab Bogor Tahun 2026 Tuntaskan Jalan Poros Desa di Purwasari Dramaga, Terkoneksi dengan Dayeuh Pajajaran

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi tahap I Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor direalisasikan Pemerintah desa Purwasari untuk delapan program wajib dan pilihan salah satunya pembangunan TPT dan betonisasi Jalan Poros Desa di Kp Situ Uncal.

Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan betonisasi jalan poros desa progresnya telah mencapai 100 % dan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat serta terkoneksi dengan Dayeuh Pakuan Pajajaran.

Untuk memastikan proses pembangunan infrastruktur (fisik) TPT dan betonisasi jalan poros desa sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB), Tim Monitoring Evaluasi (Monev) Kecamatan Dramaga melakukan pengecekan fisik bangunan di lapangan.

“Kami melakukan cek fisik hasil pembangunan infrastruktur TPT dan betonisasi jalan poros desa untuk memastikan sesuai dengan RAB perencanaan awal,” kata Yudi Prayudi Kasi Ekbang Kecamatan Dramaga.

Selain itu lanjut Yudi monev saat ini bukan hanya pengecekan pembangunan fisik saja melainkan pengecekan secara administrasi, karena BKK Akselerasi tahap I 2026 direalisasikan kepada program fisik maupun non fisik.

“Hal ini kami lakukan untuk persyaratan pencairan anggaran BKK Akselerasi tahap II diajukan kembali ke Pemerintah Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Sementara itu Kepala desa Purwasari, Yusuf Mustopa menyambut baik Tim Monev dari Kecamatan Dramaga melakukan pengecekan fisik pembangunan maupun pencocokan administrasi terkait dengan program non fisik di tahap I.

“Alhamdulillah proses monev berjalan lancar tanpa kendala apapun, karena memang apa yang telah kami lakukan sesuai dengan RAB perencanaan awal,” katanya.

Menurut Yusuf tim monev awalnya memeriksa berkas – berkas program wajib satu desa satu sarjana, Dayeuh Pajajaran dan lain – lain, dilanjut dengan pengukuran infrastruktur TPT dan betonisasi jalan poros desa serta pelengkap Dayeuh Pajajaran.

“TPT dan betonisasi jalan poros desa dan Dayeuh menjadi awalan pengembangan potensi desa, termasuk Kampung Ramah Lingkungan (KRL) ke depan area ini akan dijadikan Dasboard desa Purwasari,” ujarnya.

Untuk realisasi anggaran BKK Akselerasi tahap I secara umum semua program yang dilaksanakan Pemerintah desa Purwasari progresnya telah mencapai antara 75% – 80%, karena ada beberapa program yang belum tuntas dikerjakan seperti BPJS, KRL masih berproses.

“Progres pembangunan fisik dan non fisik telah mencapai antara 75% – 80% ada beberapa program masih sedang berproses, namun demikian setelah di lakukan monev ini kami sudah bisa mengajukan kembali untuk pencairan anggaran BKK Akselerasi tahap II tahun 2026,” pungkas Yusuf Mustopa.***

Scroll to Top