BKGN 2026, SATU Dental Perkuat Standar Layanan Lewat 57 Klinik dan SATU Dental Academy

Bagikan

JAKARTA, KORAN INDONESIA – Menanggapi tantangan kesehatan gigi nasional, SATU Dental Group menggelar peninjauan klinik (clinic visit) di SATU Dental Kemang dan dilanjutkan dengan sesi pemaparan media di KOI Kemang.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 90% masyarakat Indonesia yang mengalami masalah gigi belum mendapatkan perawatan dari tenaga medis profesional, di mana 9 dari 10 orang cenderung membiarkan rasa sakit atau melakukan pengobatan mandiri tanpa diagnosis dokter.

Baca Juga: Hurler Syndrome, Penyakit Genetik yang Memengaruhi Anak Sejak Dini

Situasi ini diperberat oleh rasio pelayanan medis yang masih berada di angka 1:8.000 serta keberadaan 2.375 puskesmas di Indonesia yang beroperasi tanpa dokter gigi.

Menjawab kesenjangan aksesibilitas dan kekhawatiran masyarakat terhadap biaya serta rasa sakit saat perawatan, SATU Dental Group menghadirkan ekosistem kesehatan gigi terintegrasi.

Ekosistem ini menggabungkan jaringan klinik gigi, distributor e-commerce peralatan gigi Klik Dental, serta laboratorium berbasis teknologi modern Dua Lab & Tech guna menekan biaya operasional tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Baca Juga: Mengenal Lazy Eye ‘Amblyopia’, Gangguan Mata pada Anak yang Perlu Diwaspadai

“Satu Dental hadir sebagai solusi holistik untuk meruntuhkan tiga hambatan utama masyarakat dalam merawat gigi: keterbatasan akses, persepsi biaya mahal yang tidak transparan, serta rasa takut akan tindakan medis.

Dalam kurun waktu 5 tahun, kami telah mengembangkan 57 cabang klinik gigi untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan berkualitas tinggi dengan harga yang bersahabat.” ujar Satria Situmorang, CEO SATU Dental Group.

Untuk memastikan rasa aman pasien dan menjamin standarisasi kualitas di seluruh cabang, SATU Dental menerapkan kontrol ketat pada tenaga medis.

Proses rekrutmen menyaring lulusan terbaik dari universitas terkemuka, dipadukan dengan bimbingan SOP medis yang rutin dan terstruktur.
“Kami ingin mengubah rasa takut pasien menjadi rasa aman.

Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG di Pariaman Sumbar, SPPG Sebut Sekolah Tak Cek Makanan Sebelum Dibagikan ke Siswa

Setiap dokter gigi di jaringan kami dibekali pelatihan berkelanjutan melalui SATU Dental Academy. Program ini memberikan pembinaan keterampilan teknis dan soft skill terbaik yang dimentori langsung oleh dokter senior serta spesialis, sehingga seluruh tindakan medis terjamin presisi, higienis, dan minim rasa sakit,” jelas drg. Melissa Delania, Sp.Pros, VP Medical Affairs Satu Dental Group.

Dalam momentum Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026, Satu Dental mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengadopsi paradigma baru dalam menjaga kesehatan mulut melalui deteksi dini sejak awal, pembersihan karang gigi secara berkala, serta perawatan berkala untuk tampil percaya diri.

Langkah ini diyakini mampu mengidentifikasi potensi kerusakan gigi secara aktif sebelum bertambah parah sekaligus menjaga nafas tetap segar dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Scroll to Top