PKTD 20 Juta Pemdes Petir Bogor Buka Akses Jalan Baru Menuju Pemakaman & Perekonomian Warga

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Padat Karta Tunai Desa (PKTD) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa yang bersifat produktif. Program ini mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal.

Diketahui, tujuan utama program PKTD adalah memberikan pendapatan warga desa, menyerap tenaga kerja lokal, meningkatkan daya beli masyarakat dan menekan angka kemiskinan, serta mengurangi pengangguran dan pencegahan stunting.

PKTD desa Petir tahun 2026 direalisasikan pada pembukaan akses jalan baru yang menghubungkan Kp Pasir Eurih RT 05 dan Kp Pentas RT 04 RW 06, pembukaan akses jalan tersebut selain menjadi jalan penghubung dua kampung juga sebagai akses menuju pemakaman umum warga.

Kepala desa Petir H Sukardi saat dikonfirmasi Koran Indonesia.net di kantornya mengatakan bahwa anggaran PKTD tahun 2026 sebesar Rp 20 juta direalisasikan pada pembukaan akses jalan baru menuju pemakaman umum warga, juga jalan penghubung antara dua kampung di wilayah RW 06 desa Petir.

“Anggarannya Rp 20 juta dengan volume P 150 M x 80 M x 7 centimeter menggunakan beton,” ujar Sukardi Kamis, 05/08/2026.

Pekerjaan betonisasi pembukaan jalan baru tersebut lanjut Sukardi, dikerjakan oleh warga lokal sesuai dengan aturan dari program PKTD. Dengan dibangunnya akses jalan tersebut warga dari dua kampung bisa lebih cepat sampai tujuan dibandingkan sebelumnya harus jalan memutar lebih jauh.

“Jalan tersebut kini sudah nyaman dilalui oleh warga, baik pejalan kaki maupun menggunakan roda dua (motor) atau sepeda, dan yang paling penting ketika membawa jenazah ke pemakaman kini jadi lebih mudah,” tegas Sukardi.

Selanjutnya, Ia menegaskan bahwa Pemerintah desa yang dipimpinnya akan terus berkomitmen membangun desa untuk kepentingan masyarakat, baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan rutinitas keagamaan.

“Program yang sudah rutin kita laksanakan, yakni Apel setiap Senin, Jumsih (Jumat Bersih) dan Jumling (Jumat Keliling pengajian MUI desa),” tutur Sukardi.

Pihaknya berharap warga petir terus mendukung dan mengikuti serta melaksanakan 3 program yang saat ini dijalankan. Dan Insya Allah secara bertahap pembangunan infrastruktur akan segera dibangun.

“Kami harapkan pembangunan infrastruktur yang sudah dibangun dapat dijaga dan dipelihara, agar masa pakainya bisa lebih awet, dan dijaga juga kebersihannya, jangan membuang sampah sembarangan. Mari kita tumbuhkan rasa Sense of belonging terhadap lingkungan agar tetap bersih sehat, kita jaga alam, alam jaga kita,” pungkasnya.***

Scroll to Top