BOGOR, KORAN INDONESIA – Warga perumahan Alam Sinarsari, desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor mengeluhkan aliran listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) sering mati secara parsial, sebagian padam sebagian menyala. Hal tersebut sudah berlangsung hampir tiga minggu terakhir, baik dalam keadaan cuaca hujan maupun tidak hujan.
Peristiwa aliran PLN mati secara parsial itu, hampir di semua wilayah komplek perumahan Alam Sinarsari yang terdiri dari 5 wilayah RT. Dan diketahui jumlah rumah di perumahan tersebut yang dialiri listrik PLN sebanyak hampir 650 unit rumah.
Sering matinya listrik PLN secara parsial sangat mengganggu aktivitas warga, terlebih yang memiliki usaha rumahan, seperti usaha budidaya ikan, yang memerlukan pasokan listrik secara konsisten, tidak jarang warga akhirnya menderita kerugian.
Selain sering mati listrik parsial, sebelumnya juga aliran listrik sering low (spaneeng) sehingga merusak lampu dan peralatan elektronik milik warga karena kekurangan daya.
Dugaan Sering Matinya Listrik PLN
Dengan sering matinya listrik PLN secara parsial warga menduga gardu listrik (travo) yang dipasang pihak PLN untuk suplai ke rumah warga sudah over kapasitas, sehingga dayanya berkurang, tidak kuat dan mengakibatkan terjadinya mati secara parsial.
“Dan matinya aliran listrik PLN setiap menjelang maghrib, saat hampir semua warga memakai listrik, jadi dugaan travo listrik yang tidak kuat mensuplai ke rumah warga semakin kuat, penyebabnya pasokan listrik tidak sebanding dengan kebutuhan listrik warga,” kata salah satu ketua RT yang saat ini aliran listrik ke rumahnya tengah padam pada Minggu, 19/04/2026.
Warga Laporan ke Pihak PLN
Kondisi sering matinya listrik, salah satu warga telah melaporkannya kepada pihak PLN dengan kode laporan G5326041903415, namun hingga kini belum ada tindak lanjut serta tanda – tanda kerusakan listrik di perumahan tersebut akan segera diperbaiki.
Warga meminta perhatian PLN Cabang Bogor bisa lebih serius menanggapi keluhan warga Perumahan Alam Sinarsari, jika memang travo listrik yang ada kapasitasnya tidak memadai, atau error pihak PLN segera menggantinya.
“Kondisi ini jangan dibiarkan berlarut – larut, sehingga warga harus menanggung kerugian yang lebih parah lagi, kami berharap PLN dapat memberikan pelayanan terbaik,” pungkas salah satu warga Perumahan Alam Sinarsari.***



