BOGOR, KORAN INDONESIA – Bantuan keuangan khusus akselerasi pembangunan perdesaan sebesar Rp 1,5 miliar dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk pencairan tahap I sebesar 60% tengah direalisasikan Pemerintah desa Petir, Kecamatan Dramaga pada pembangunan aspal hotmix dan Tembok Penahan Tanah (TPT) di wilayah RW 08 & 09, Cibeureum Petir.
Kepala desa Petir, Sukardi menuturkan kepada Koran Indonesia bahwa pihaknya saat ini tengah melaksanakan tugas, merealisasikan bantuan keuangan khusus akselerasi pembangunan perdesaan dari pemerintah Kabupaten Bogor pada pembangunan aspal hotmix dengan volume P. 1.235 meter x 3 meter x 0,03 meter berikut kelengkapannya yaitu pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) pada lima titik lokasi.
“Selain pembangunan aspal hotmix dan TPT kami juga tengah mengerjakan pembangunan Dayeuh Pajajaran yang difokuskan dari kampung Jadipa hingga kampung Pasir Eurih Sempur,” ujar Sukardi saat dikonfirmasi di kantornya Senin, 28/09/2026.
Kemudian selain pembangunan infrastruktur jalan dan Dayeuh Pajajaran, pihaknya juga tengah merealisasikan program satu desa satu sarjana, digitalisasi desa, astageodesa, dan program BPJS untuk 250 orang.

Memperlancar Arus Barang dan Jasa
Pembangunan Infrastruktur jalan di fokuskan di wilayah RW 08 & 09 itu merupakan hasil kesepakatan bersama dalam Musrenbang, kondisi jalan tersebut sudah sangat parah, dan banyak dikeluhkan warga.
“Harapan kami dengan dibangunnya jalan tersebut, dapat memperlancar arus barang dan jasa, hasil pertanian, juga memperlancar menuju jalur pendidikan dan kesehatan serta memperlancar dan mempermudah masyarakat yang akan menuju ke desa Sukadamai, kecamatan Dramaga dan desa Nambo Kecamatan Tamansari, dan juga diharapkan perekonomian masyarakat bisa tumbuh,” tegasnya.
Dayeuh Pajajaran jadi Obyek Wisata
Selain pembangunan infrastruktur, pihaknya juga tengah membangun Dayeuh Pajajaran yang difokuskan di kampung Jadipa hingga pasir Eurih Sempur dengan model bangunan terbuat dari bahan dasar bambu.
“Kami membangun Dayeuh Pajajaran di kampung tersebut karena nuansa yang dipersyaratkan oleh pemerintah kabupaten Bogor itu hampir semuanya ada di lokasi ini, mulai dari perkampungannya, sentra pertaniannya dan yang paling penting sangat mudah diakses oleh masyarakat,” ucapnya.

Selanjutnya Sukardi menegaskan bahwa kampung Dayeuh Pajajaran ini bukan hanya sekedar bangunan bambu yang dilengkapi ornamen – ornamen kesundaan, tetapi kehadiran kampung Dayeuh Pajajaran itu sekaligus menjadi iconik desa Petir dari sisi pariwisata lokal.
“Kita juga berharap kampung Dayeuh Pajajaran di desa petir, selain menjadi iconik wisata lokal juga dapat mendongkrak penjualan produk UMKM yang pada akhirnya perekonomian masyarakat bisa meningkat,” tegasnya.
Pemerintah desa Petir bisa membangun berkat bantuan keuangan khusus Akselerasi pembangunan perdesaan yang diberikan pemerintah Kabupaten Bogor yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat desa Petir mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) atas diberikannya bantuan keuangan tersebut, sehingga pemerintah desa Petir bisa membangun,” pangkas H Sukardi.***



