Bantuan Keuangan Rp 1,5 Miliar Wajah Desa Neglasari Dramaga Berubah ! Gedung Kantor Desa Menjadi Refrecentatif, Jalan Lingkungan Kokoh Terintegrasi dengan Dayeuh Pajajaran

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor saat ini tengah merealisasikan bantuan keuangan khusus akselerasi pembangunan perdesaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahap I tahun 2026 pada pembangunan infrastruktur dan pembangunan kampung Dayeuh Pajajaran.

Kepala desa Neglasari, Yayan Mulyana saat dikonfirmasi Koran Indonesia di kantornya membenarkan pihaknya tengah merealisasikan anggaran bantuan keuangan khusus akselerasi tahun 2026, pencairan tahap I sebesar 60% dari Rp 1,5 miliar.

“Kami merealisasikan pencairan anggaran tahap I pada program pembangunan infrastruktur, Dayeuh Pajajaran, satu desa satu sarjana, Digitalisasi desa, Asta geodesa, BPJS untuk 250 orang,” jelas Yayan.

Pembangunan Infrastruktur TPT

Selanjutnya Yayan juga mengungkapkan, untuk program Infrastruktur pihaknya merealisasikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kp Cikiruh Kaum RT 002 RW 005, dengan volume P. 28 M x 5 M, dengan pagu anggaran Rp 124.974.000 termasuk jasa dan upah.

“Pekerjaan TPT tersebut kami percayakan kepada TPK desa Neglasari dengan durasi waktu pengerjaan 21 hari kalender,” ucapnya.

Pembangunan Aspal Hotmix Jaling

Selain membangun TPT lanjut Yayan, pihaknya juga melakukan pembangunan jalan lingkungan dengan aspal hotmix di tiga wilayah RW antara lain RW 001, 002 dan RW 003 dengan volume 1.476 M2.

“Adapun pagu anggaran yang akan kami realisasikan pada aspal hotmix jalan lingkungan tersebut sebesar Rp 208.000.000 termasuk pajak dan upah kerja, dikerjakan oleh TPK dengan waktu 8 hari kalender,” ujarnya Rabu, 30/09/2026.

Saat ini para pekerja tengah melakukan pembersihan di jalan lingkungan yang akan di aspal hotmix, juga tengah dilakukan pengerasan dengan batu split pada jalan yang berlubang.

Program Dayeuh Pajajaran

Selain pembangunan infrastruktur anggaran tahap I juga direalisasikan pada program wajib lainnya yaitu program Dayeuh Pajajaran dan Pengelolaan sampah (1 paket) yang difokuskan di wilayah RT 004 RW 001, dikerjakan oleh TPK dengan pagu anggaran Rp 300 juta. Dan saat ini para pekerja sedang melaksanakan pembuatan gapura, Pos kamling dan pagar yang terbuat dari bahan dasar bambu,” kata Yayan.

“Pembuatan Dayeuh Pajajaran itu anggarannya satu paket dengan pekerjaan pengelolaan sampah di kampung Ramah Lingkungan (KRL), dan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, kami telah memasang papan kegiatan di masing – masing lokasi proyek,” Yayan kembali menjelaskan.

Pencairan anggaran Tahap II

Setelah pembangunan tahap I selesai, pihaknya diminta pada Oktober 2026 untuk mengajukan pencairan tahap II yang akan dialokasikan pada pembangunan betonisasi jalan berikut kelengkapannya di Kp Pertemuan RT 004 RW 003, desa Neglasari.

“Betonisasi Jalan yang akan dibiayai dari Bantuan Keuangan khusus akselerasi pembangunan perdesaan tahun 2026 tahap I, dialokasikan anggaran sebesar Rp 109.195.000 dengan volume P. 480 M x 0,50 M termasuk pajak dan upah kerja,” ucap Yayan.

Selain betonisasi jalan, pencairan anggaran tahap II sekitar 40% juga akan digunakan untuk renovasi pembangunan gedung kantor desa Neglasari menjadi dua lantai, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut dia, desa bisa membangun berkat adanya bantuan keuangan khusus akselerasi pembangunan perdesaan dari pemerintah kabupaten Bogor, tanpa itu mustahil desa bisa membangun infrastruktur dan program lainnya

“Oleh karena itu kami atas nama pemerintah dan masyarakat desa Neglasari mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi ( Jaro Ade) atas bantuan keuangan yang diberikan, sehingga perlahan tapi pasti wajah desa Neglasari sudah mulai banyak perubahan, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.***

Scroll to Top