Jajaran Direksi PT MBI Menghadiri Launching Program 1000 Pintu yang Digagas APSAI untuk Pencegahan Kekerasan dan Pemenuhan Hak Anak di Kota Bogor

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Jajaran Direksi PT Mandiri Banana Indonesia (PT MBI) menghadiri Launching Program 1000 Pintu yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) yang berlangsung di IPB Internasional Convention center pada Kamis, 17/09/2026.

Diketahui, tema yang diusung dalam kegiatan launching tersebut, Dengan 1000 Pintu untuk Anak, Bersama Cegah Kekerasan, Wujudkan Bogor Layak Anak. Karena itu, setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, terlindungi & penuh kasih sayang. Dan Melalui Program ini, kita pastikan bahwa tidak ada satu pun anak Kota Bogor yang merasa sendirian ketika membutuhkan perlindungan.

Direktur Keuangan PT MBI, Septy Diana atau yang akrab dipanggil Ibu Dian dalam keterangannya kepada Koran Indonesia.net mengatakan bahwa APSAI merupakan lembaga independen yang dapat menentukan kriteria kelayakan sebuah perusahaan terhadap pemenuhan hak-hak anak dan mengukur kelayakan sebuah perusahaan yang layak bagi anak.

Kemudian APSAI juga mendapat dukungan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta organisasi-organisasi perlindungan anak, seperti UNICEF, Save The Children, dan sebagainya.

APSAI bertujuan untuk memperhatikan kesejahteraan anak-anak Indonesia. Asosiasi ini akan mendampingi, membantu, serta memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memiliki kebijakan, program maupun produk yang layak anak.

Selain itu, APSAI juga menjadi wadah sinergi dan percepatan upaya perlindungan anak terutama untuk memastikan peran serta sektor swasta di Indonesia. Sektor swasta memiliki peran strategis untuk menjadi mitra pemerintah, yang bersama anggota masyarakat dan berbagai instansi berbasis komunitas lainnya, bersama-sama membentuk tiga pilar utama penggerak pembangunan berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak.

Selanjutnya Ibu Dian mengungkapkan sampai saat ini ada 6 perusahaan yang telah bergabung dengan APSAI termasuk PT Mandiri Banana Indonesia (PT MBI). Dengan kegiatan launching tersebut diharapkan untuk jangka panjang ada perusahaan – perusahaan lain yang turut bergabung dengan APSAI.

Menurut Ibu Dian keterlibatan PT MBI dalam launching 1000 pintu maksudnya bukan bedah rumah, tetapi membuat skat rumah bagi rumah yang tidak memiliki ruang kamar pribadi, sehingga ketika di suatu rumah ada anak gadis, dengan dibuatkan skat tersebut tidak lagi satu ruangan dengan keluarga lainnya (ayah, ibu, adik atau kakak).

“Selama program ini berlangsung PT MBI akan memberikan bantuan biaya dalam pembuatan skat rumah dari hasil usaha yang dijalankannya setiap bulan,” tegas Ibu Dian.

PT MBI lanjut Ibu Dian berkomitmen akan terus mendukung dan berpartisipasi dalam setiap program layak anak, kesejahteraan anak yang dilaksanakan APSAI melalui program 1000 pintu dan makan harga Rp 3.000.

“Harapan kami anak – anak Indonesia khususnya di kota Bogor bisa mendapatkan kehidupan yang layak aman, nyaman dalam mengarungi kehidupan sehari – harinya, dan tingkat kesejahteraannya juga dapat meningkat, untuk mewujudkan itu semua PT MBI juga berharap ada perusahaan – perusahaan lain yang ikut bergabung bersama APSAI” Imbuhnya.

Semakin banyak perusahaan – perusahaan yang bergabung bersama APSAI maka akan menjadi sebuah kekuatan, karena biaya skat rumah – rumah anak di kota Bogor akan dibiayai dari sumber anggaran dari donasi perusahaan. Apabila banyak yang bergabung otomatis akan semakin banyak pintu yang bisa diperbaiki di kota Bogor.

“Kami harapkan dengan semakin banyaknya perusahaan yang bergabung dengan APSAI maka program 1000 pintu dan makan harga tiga ribu akan berjalan lancar, dan banyak anak di kota Bogor yang dapat merasakan manfaatnya,”tandasnya.***

Scroll to Top