Momentum Muharram 1448 H, Pemerintah & Masyarakat Desa Neglasari Bogor Memberikan Santunan Kepada Ratusan Anak Yatim / Piatu & Dhuafa

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah dan masyarakat desa Neglasari Bogor, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor dalam momentum Tahun Baru Islam, bulan Muharram 1448 H menggelar santunan yatim/Piatu & Dhuafa. Santunan Yatim tersebut dilaksanakan di Masjid Al Malik desa Desa Neglasari pada Senin, 29/06/2026.

Santunan yatim dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H Wasto S Hut, M.Pd, Camat Dramaga, diwakili Edi Supardi Staf Pemberdayaan Masyarakat, Babinkamtibmas, Babinsa, Kepala desa Neglasari, Yayan Mulyana beserta jajaran, para tokoh agama, alim ulama setempat, ratusan anak yatim serta para undangan.

Momentum Muharram 1448 H yang diselenggarakan pemerintah dan masyarakat desa Neglasari dengan tajuk ‘Meraih berkah dengan berbagi’ dan momentum ini sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan untuk membantu sesama.

Ketua panitia penyelenggara santunan Yatim/Piatu dan Duafa, Sarman dalam laporannya dan sekaligus sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat mengatakan bahwa acara santunan tersebut terselenggara berkat kerjasama antara pemerintah dan masyarakat desa Neglasari Bogor.

Dalam kesempatan itu Ia menyampaikan laporan bahwa biaya yang masuk ke panitia santunan anak yatim/piatu dan dhuafa dari 27 RT di desa Neglasari totalnya sebesar Rp 94.159.000 dengan rincian pengeluaran sebagai berikut ;

  • Pembelian alat tulis sekolah Rp 6.097.500
  • Santunan Yatim Usia 0-14 Tahun (94 orang) @ Rp 550.000 = Rp 51.700.000.
  • Santunan Piatu Usia 0-14 Tahun (33 orang) @ Rp 300.000 = Rp 9.900.000.
  • Santunan Yatim Usia 15-19 Tahun (58 orang) @ Rp 250.000 = 14.500.000.
  • Santunan Dhuafa di 27 RT @ Rp 11.961.000
  • Total Pengeluaran : Rp 94.107.500
  • Jumlah Saldo Akhir Rp 51.500.

“Kami atas nama seluruh panitia penyelenggara santunan yatim/piatu & Dhuafa menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi serta kepercayaan yang diberikan kepada kami, semoga bermanfaat dan menjadi catatan amal ibadah kebaikan untuk semua,” ujar Sarman.

Sementara itu, Kepala desa Neglasari, Yayan Mulyana dalam sambutannya mengatakan bahwa santunan yatim/piatu & Dhuafa ini di desa Neglasari sudah menjadi agenda rutin tahunan, dilaksanakan setiap bulan Muharram.

“Dalam momentum Muharram Tahun ini, kami memberikan santunan berupa uang tunai dan alat kelengkapan sekolah untuk anak Yatim,” tegas Yayan.

Pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh masyarakat desa Neglasari, kegiatan rutin tahunan ini menjadi wujud nyata masyarakat masih memelihara budaya gotong royong, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Kami atas nama Pemerintah desa Neglasari mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendonasikan sebagian hartanya di jalan Allah, dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia yang telah menjalankan amanah dengan baik. Kami berharap bantuan yang diberikan kepada anak yatim/ piatu dan Dhuafa dapat bermanfaat,” pungkas Yayan Mulyana.***

 

 

 

Scroll to Top