Nuansa Gotong Royong Mewarnai Penyaluran Beras Bantuan Pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat di Purwasari Bogor, Ini Pengakuan Warga !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Penyaluran bantuan pangan berupa beras secara serentak dilaksanakan di 416 desa di Kabupaten Bogor, salah satunya di desa Purwasari Kecamatan Dramaga yang menyalurkan bantuan pangan tersebut baru dimulai hari ini Selasa, 01/09/2026.

Warga keluarga penerima manfaat (KPM) begitu antusias mendatangi kantor desa Purwasari dan antri dengan tertib. Dalam pembagian beras bantuan pangan tersebut terlihat suasana gotong royong para relawan ( terdiri dari unsur RTRW dan linmas) dengan ikhlas sukarela membawakan 3 karung beras ke luar kantor desa dan meletakkannya pada kendaraan yang di bawa masing – masing KPM.

Selain itu, semua perangkat desa ikut terlibat dalam penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat, termasuk kepala desa Purwasari, Yusuf Mustopa monitoring langsung untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan lancar, dan pada kesempatan itu menjadi momentum terbaik Ia menyapa warganya satu persatu.

Disela kesibukannya monitoring penyaluran bantuan pangan dari pemerintah, Yusuf Mustopa mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini dijadwalkan selama dua hari, dimulai hari ini dan besok Rabu, 02/09/2026. Jumlah penerima bantuan periode 3 bulan ini yakni Juli sampai dengan September 2026 ada 1.175 orang.

Rosa mewakili ibunya dalam pengambilan bantuan dalam 1 KK/Asof/Koran Indonesia//

“Jadi beras yang kami terima dari pemerintah melalui Perum Bulog Cabang Bogor jumlahnya 35.250 kilogram untuk didistribusikan kepada 1.175 KPM,” ungkap Yusuf.

Perlu diketahui bersama jumlah penerima bantuan pangan di Purwasari untuk periode penyaluran saat ini terjadi penurunan sekitar 20% dari periode penyaluran sebelumnya, oleh karena itu atas nama pemerintah desa pihaknya meminta maaf kepada masyarakat yang tadinya terima bantuan di periode ini tidak terima bantuan.

“Dan kami tegaskan bahwa data yang kami terima dari pemerintah melalui Perum Bulog, itu data langsung dari kementerian sosial, semua data penerima itu ditentukan oleh pemerintah pusat,” tegasnya.

Syarat pengambilan Bantuan Pangan

Selanjutnya Ia mengungkapkan dalam pengambilan bantuan pangan ini yang perlu diperhatikan oleh para penerima manfaat ada dua kategori yakni ;

Atas nama penerima langsung itu cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli

Dan untuk pengambilan perwakilan dalam satu KK syaratnya membawa KTP dan KK asli berikut dengan foto copinya.

Noviyanti penerima bantuan pangan desa Purwasari untuk yang pertama kalinya/Asof/Koran Indonesia//
Kendala Penyaluran Bantuan Pangan

Secara umum proses penyaluran bantuan pangan berjalan lancar, namun ada sekitar 100 lembar lebih barcode penerima tidak dilengkapi alamat RTRW hanya ada nama lengkap dan NIK KTP.

“Tentu ini menjadi kendala bagi kami dalam penyaluran, kami harus memeriksa dan mencocokan satu persatu disesuaikan dengan nama dan NIK yang tertera, namun demikian hal itu sudah dapat kami atasi sehingga dalam penyaluran hari ini dan besok insya Allah kelar. Dan tentunya kami berharap kendala RTRW yang tidak jelas untuk penyaluran tahap berikutnya sudah diperbaiki dengan lengkap,” Imbuhnya.

Pihaknya berharap semoga bantuan pangan yang diberikan pemerintah untuk tiga bulan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat serta dapat dinikmati sehari – hari oleh penerima beserta keluarganya.

Nurhayati penerima bantuan sosial pangan beras/Asof/Koran Indonesia//

Suara Masyarakat Penerima Manfaat

Pada penyaluran bantuan pangan di desa Purwasari beberapa penerima manfaat mengungkapkan kepada Koran Indonesia diantaranya Apriliyanti warga RT 02/02 sebagai perwakilan pengambilan dalam 1 KK, Ia mengaku mewakili ibunya bernama Atikah.

“Kami yang tinggal bersama ibu ada 4 jiwa, dengan mendapat bantuan beras 30 kg Alhamdulillah bisa untuk makan sehari – hari selama 3 minggu hingga 1 bulan lebih,” kata April.

Begitupula halnya yang diungkapkan Nurhayati warga RT 01/02 sebagai penerima manfaat langsung, Ia mengaku di rumahnya ada 6 jiwa ( Ia bersama suami dan dua anak serta 2 adiknya), syukur Alhamdulillah mendapat bantuan beras dari pemerintah 30 kg.

“Bantuan beras sebanyak itu cukup untuk kami makan bersama keluarga selama satu bulan lebih, karena kami sekeluarga kalau makan tidak terlalu banyak nasi. Dan kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat, juga kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah desa yang telah menyalurkan bantuan tersebut hingga kami terima bantuan beras ini dengan baik, ” ujar Nurhayati.

Selanjutnya warga RT 01/03 bernama Novianti mengaku mendapat bantuan pangan dari pemerintah untuk yang pertama kali, sebelum – sebelumnya kata dia tidak pernah mendapat bantuan apapun.

“Kita senang banget mendapat bantuan dari pemerintah untuk pertama kalinya, senang banget mendapat bantuan dan mungkin ini menjadi pengalaman yang sangat berarti buat kita sekeluarga,” ungkap Novi.

Apriliyanti mewakili ibunya sebagai penerima bantuan pangan/Asof/koran Indonesia//

Selanjutnya Novi mengungkapkan bahwa Ia tinggal di rumahnya 1 KK terdiri dari 4 jiwa, jadi bantuan ini sangat bermanfaat, bisa cukup untuk makan sehari – hari untuk dua bulan, karena keluarganya kalau makan porsinya sedikit.

“Alhamdulillah kami mendapatkan bantuan dari pemerintah, dan kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta semua pihak yang telah menyalurkan bantuan pangan untuk masyarakat,” ucap Novi.

Hal senada diungkapkan Rosa warga RT 02/03 Ia datang ke kantor desa sebagai perwakilan dalam 1 KK bahwa bantuan beras ini sangat bermanfaat untuk Ibu dan keluarganya, paling tidak untuk 1 bulan ke depan tidak usah beli beras.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan masyarakat dengan memberikan bantuan pangan berupa beras untuk konsumsi sehari – hari, semoga ini dapat membawa berkah untuk semuanya,” tandas Rosa.***

 

Scroll to Top