Peringati Hari Pangan Sedunia, Pegadaian Bersama FORTEGIF Indonesia Edukasi Petani Kebonsari tentang Urban Farming

Bagikan

SURABAYA, KORAN INDONESIA – Ketahanan pangan keluarga bisa dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk dengan memanfaatkan lahan perkotaan untuk bercocok tanam. Semangat inilah yang didorong PT Pegadaian melalui program The Gade Integrated Farming (TGIF) bersama Forum Tani Organik Terpadu (FORTEGIF) Indonesia.

Bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS), PT Pegadaian Divisi ESG bersama Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya menggelar sosialisasi, edukasi, dan pendampingan bagi Kelompok Tani (Poktan) Lestari di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan, Surabaya.

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan petani perkotaan atau urban farming, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, serta membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat. Melalui semangat “Menabur Benih, Menuai Emas”, pertanian perkotaan diharapkan dapat menjadi kegiatan produktif yang mendukung kesejahteraan keluarga.

Baca Juga: Asap Karhutla Masuk Jakarta, Ini 7 Cara Lindungi Anak agar Tetap Aman

Mengenalkan Pertanian sebagai Bagian dari Kehidupan Keluarga

Bagi masyarakat perkotaan, bertani tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Pemanfaatan lahan yang tersedia secara optimal dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Camat Jambangan, Ahmad Yardo Wifako, mengapresiasi sinergi antara PT Pegadaian, FORTEGIF, dan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tersebut.

Menurutnya, pendampingan ini diharapkan memberikan manfaat dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan, sekaligus memperkenalkan pertanian kepada generasi muda.

“Bertani bukan hanya masalah pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan, tetapi bertani itu keren dan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Pesan ini juga relevan bagi keluarga yang ingin mengenalkan anak pada proses tumbuhnya bahan pangan, pentingnya menjaga lingkungan, dan menghargai pekerjaan orang-orang yang terlibat dalam penyediaan makanan sehari-hari.

Baca Juga: Terungkap Penyebab Keracunan MBG! Bakteri ini Tak Mati Meski Dimasak Dalam Suhu Tinggi

Edukasi dan Pendampingan untuk Petani Perkotaan

Kepala Departemen ESG PT Pegadaian, Meri Andriati Surya, berharap kegiatan sosialisasi dan lokakarya TGIF dapat memberikan pengetahuan yang bisa diterapkan secara langsung oleh para peserta.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, pola pikir inovatif, serta kolaborasi agar program dapat memberikan hasil nyata dan berkelanjutan.

Sementara itu, Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Alfafatih Rosada, berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan untuk meningkatkan perekonomian warga.

Ia juga berharap program tersebut dapat menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk generasi milenial dan anak muda, agar semakin tertarik mengembangkan pertanian perkotaan.

Baca Juga: Digimap Rayakan Kehadiran iPhone 18 Pro Series di Indonesia Gandeng Amanda Mitsuri, Begini Kisahnya

Sekretaris Jenderal FORTEGIF Indonesia, Baharudin Rahman, turut mengingatkan pentingnya peran petani dalam menjaga keberlangsungan kehidupan dan ketahanan pangan Indonesia.

Menurutnya, melalui program TGIF, para petani dapat berkontribusi dalam menjaga tanah dan mengoptimalkan potensi sumber daya yang tersedia.

Bukan Sekadar Sosialisasi, Ada Pendampingan Berkelanjutan

Program TGIF tidak hanya berupa sosialisasi. Kegiatan ini juga mencakup diskusi interaktif, evaluasi kendala yang dihadapi petani, serta pemetaan kebutuhan pendampingan berikutnya bersama FORTEGIF.

Pendekatan tersebut diharapkan membantu Kelompok Tani Lestari Kebonsari mengatasi tantangan teknis dan pengelolaan usaha pertanian. Dalam jangka panjang, kelompok ini diharapkan berkembang menjadi salah satu percontohan urban farming yang mandiri secara finansial di Surabaya.

Baca Juga: Catat Moms! Mulai 18 Oktober 2026, Makanan hingga Kosmetik Wajib Bersertifikat Halal

Ketua Kelompok Tani Lestari Kebonsari menyambut baik dukungan PT Pegadaian Divisi ESG, Kanwil XII Surabaya, pemerintah kecamatan, dan FORTEGIF. Menurutnya, edukasi teknis dan pendampingan menjadi bekal penting bagi petani untuk mengembangkan kegiatan pertanian secara lebih baik.

Menumbuhkan Kepedulian terhadap Pangan dan Lingkungan

Melalui program TJSL ini, PT Pegadaian menegaskan komitmennya mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk tujuan tanpa kelaparan, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta penanganan perubahan iklim.

Bagi keluarga, inisiatif pertanian perkotaan juga membuka peluang untuk mengenalkan nilai-nilai sederhana kepada anak, seperti menghargai makanan, merawat tanaman, dan memahami pentingnya menjaga lingkungan.

Baca Juga: Kabut Asap Palangka Raya: Hujan Mulai Turun dan Penanganan Gangguan Kesehatan oleh Dinkes

Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, pendamping, dan masyarakat diharapkan dapat memperluas manfaat urban farming. Dengan pengelolaan dan pendampingan yang berkelanjutan, pertanian perkotaan berpotensi menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Scroll to Top