Sempit & Pengap untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Kp Manggis Segera Direlokasi ? Simak Penjelasan Camat Atep S Sumaryo saat Monitoring Program Kami Mendengar !

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kampung Manggis yang beralamat di Jalan Sinarsari No 46 RT 03/04, desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor setiap harinya melayani kesehatan masyarakat dari desa Dramaga, Sinarsari dan desa Neglasari Bogor.

Keberadaan Puskesmas tersebut manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Namun seiring berjalannya waktu, pertumbuhan penduduk semakin pesat gedung pelayanan kesehatan itu dinilai sudah kurang memadai, tidak adanya lahan parkir, juga ruang tunggu antrian pasien yang sempit dan pengap, membuat pelayanan sedikit terganggu dan jauh dari kata nyaman untuk pasien yang berobat.

Camat Dramaga, Atep S Sumaryo saat melakukan monitoring pelayanan kesehatan masyarakat ke Puskesmas Kampung Manggis mengatakan kepada Koran Indonesia bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat masih tetap berjalan dengan baik, meskipun lahan parkir penuh, antrian daftar tunggu juga penuh oleh masyarakat yang ingin berobat mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kami monitoring saat ini sebagai tindak lanjut dari Musrenbang beberapa waktu lalu, banyak yang mengusulkan Puskesmas Kp Manggis untuk direlokasi, karena kondisinya sangat sempit, tidak memiliki lahan parkir, tidak adanya garasi kendaraan kesehatan, bahkan pihak Puskesmas sempat menolak mobil ambulan karena ketiadaan garasi tempat menyimpan kendaraan. Padahal Ambulan itu sangat vital untuk pelayanan kepada masyarakat,” kata Atep S Sumaryo Rabu, 28/07/2026.

Selanjutnya Atep mengaku telah melakukan koordinasi dengan Kabid Saspras Kabupaten Bogor, menyampaikan informasi bahwa ada lahan milik pemerintah di kawasan perumahan Dramaga Cantik seluas 2.400 meter. Tanah seluas itu kata Atep sebagian sudah digunakan untuk gedung KDMP (Koperasi Desa Merah Putih), dan sebagian lagi akan digunakan untuk pembangunan gedung Puskesmas Kp Manggis.

“Ini akan menghemat anggaran, pemerintah tidak usah lagi keluar biaya untuk membeli lahan, tetapi tinggal untuk biaya pembangunan gedung dan kelengkapan sarana dan prasarananya saja,” tegasnya.

Pihaknya berharap dengan direlokasinya gedung Puskesmas tersebut, pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya desa Dramaga, Sinarsari dan desa Neglasari dapat lebih maksimal, dan masyarakat merasa nyaman.

“Besar harapan kami pembangunan gedung Puskesmas Kampung Manggis segera terealisasi, meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran, karena lahannya sudah ada tidak usah membeli, pemerintah hanya perlu mengeluarkan anggaran untuk pembangunan dan sarana prasarana saja,” Tandas Atep S Sumaryo.***

 

Scroll to Top