BOGOR KORAN INDONESIA – Pelatihan penerapan akad – akad Syari’ah yang digelar Pusat Koperasi Syariah (Puskopsyah) Kabupaten Bogor dalam rangka meningkatkan skill dan kemampuan para pengelola koperasi Syariah di bawah naungan Puskopsyah. Acara tersebut berlangsung di gedung Dekopinda Jl Letjen Ibrahim Adjie No 213 Bogor pada Kamis, 03/09/2026.
Kegiatan pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta dari pengelola koperasi dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor, dan kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Dekopinda Kabupaten Bogor, Pepi Januar Pelita dihadiri Ketua dan pengurus Puskopsyah, perwakilan BSI Dramaga, Pengurus koprasi Sayaga serta dihadiri peserta pelatihan akad – akad Syari’ah.
Ketua Puskopsyah Kabupaten Bogor, Muhdam Kamaludin S.Ag, MPd mengatakan bahwa pelatihan penerapan akad – akad Syari’ah diikuti sekitar 31 peserta dari berbagai macam koperasi syariah yang ada di Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah peserta yang hadir dari semua zona wilayah ada, dari wilayah Barat ada dari koperasi Atta Awun dan dari timur ada dari koperasi syariah SMA negeri Jonggol,” katanya.
Selanjutnya Muhdam mengungkapkan bahwa koperasi syariah yang sudah bergabung secara administratif dengan Puskopsyah jumlahnya ada sekitar 27 koperasi, namun demikian jika melihat perkembangannya hari ada beberapa perwakilan koperasi yang belum bergabung, mengikuti pelatihan ini.
“Kami harapkan perwakilan koperasi yang hari ini mengikuti kegiatan pelatihan, kedepannya bisa bergabung dengan Puskopsyah Kabupaten Bogor,” Imbuhnya.
Tujuan pelaksanaan pelatihan
Menurut Muhdam tujuan pelaksanaan kegiatan pelatihan penerapan akad – akad Syari’ah ini pertama merupakan pengenalan awal bagi pengurus dan pelaksana koperasi bagi pemula yang bekerja di koperasi syari’ah.
“Kami memperkenalkan kepada para pemula bagaimana konsep tata kelola koperasi syari’ah dari sisi muamalat-nya, akad pembiayaan dan akad simpanannya,”ujar Muhdam.
Puskopsyah sebagai koperasi sekunder lanjut Muhdam, seberapa manfaat koperasi ini untuk koperasi primer, semakin besar dirasakan manfaatnya oleh koperasi primer maka pihaknya harus bisa memberikan jawaban yang pasti, bahwa Puskopsyah hadir bisa menjadi solusi atas kebutuhan – kebutuhan koperasi primer.
“Kami harus bisa menjawab segala kebutuhan koperasi primer mulai dari PSDM-nya atau asistensinya. Dan kami akan terus berupaya mengadakan kegiatan – kegiatan yang dirasa menjadi jawaban kebutuhan para anggota,” tegasnya.
Mitra Puskopsyah
Dalam pengelolaan perkoperasian Puskopsyah tentunya tidak bisa berakselerasi sendiri, oleh karena itu pihaknya telah bermitra dengan Dekopinda Kabupaten Bogor, Bank Syari’ah Indonesia (BSI) juga dengan Koperasi Sayaga Kabupaten Bogor.
“Mitra yang paling penting bagi kami adalah Dekopinda sebagai satu – satunya wadah pergerakan perkoperasian dan kami memastikan menjadi bagian dari Dekopinda Kabupaten Bogor itu yang pertama dan kedua bermitra dengan berbagai pihak yang memiliki kebutuhan dan kepentingannya sama dengan kami, salah satunya perbankan syariah,” jelas Muhdam.
Pada kesempatan itu Muhdam menegaskan bahwa koperasi – koperasi syari’ah berjalan sesuai dengan rel-nya persyari’ahan, jadi bukan hanya sekedar label syari’ah tetapi sudah benar – benar mampu menerapkan akad – akad Syari’ah, sehingga ini bisa menjawab kebutuhan bahkan keraguan masyarakat, ketika mereka bermuamalah dengan koperasi syari’ah.
“Kami pastikan koperasi – koperasi syari’ah yang ada mampu memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat dalam berinteraksi terutama di lembaga – lembaga keuangan syariah yang dalam hal ini berbadan hukum koperasi,” ucapnya.
Pihaknya berharap dari kegiatan pelatihan ini muncul talenta – talenta muda yang dapat mengelola perkoperasian Syariah di Kabupaten Bogor, lebih maju, lebih berkembang dapat mensejahterakan anggotanya dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat secara umum di Kabupaten Bogor.

Cek Kesehatan Gratis
Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan Puskopsyah turut laksanakan kegiatan sosial berupa cek kesehatan gratis yang disediakan oleh Koperasi Sayaga Kabupaten Bogor.
Ketua Koperasi Sayaga, Hj Maryeni mengatakan bahwa pihaknya hadir di acara pelatihan ini sebagai bentuk dukungan penuh kepada Puskopsyah agar acara ini berjalan lancar dan sukses.
“Kami hadir di sini sebagai bentuk dukungan dan support kepada Puskopsyah sekaligus kami juga menggelar cek kesehatan gratis berupa cek gula darah, tensi darah dan timbang badan untuk para peserta yang hadir,” ujarnya.
Cek kesehatan yang digelar hari ini dari lembaga kesehatan yang telah bermitra dengan koperasi Sayaga Kabupaten Bogor.
“Besar harapan kami koperasi Sayaga bisa terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Puskopsyah untuk memajukan perkoperasian di Kabupaten Bogor pada umumnya,” tandasnya.***



