BOGOR, KORAN INDONESIA – Bantuan pangan berupa beras dari pemerintah disalurkan Pemerintah desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) sebanyak 821 orang untuk tiga bulan periode Juli – September 2026.
Penyaluran bantuan pangan beras di desa Babakan berlangsung di aula kantor desa selama dua hari, dimulai sejak Senin, 31 Agustus dan Rabu, 02 September 2026. Dan beras yang disalurkan kepada PBP sebanyak 24,063 Ton.
Sementara penyaluran bantuan beras itu dibagi dalam dua gelombang, setiap gelombang terdiri dari 410 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dan ditarget panitia penyaluran selesai hari ini Rabu, 02/09/2026 hingga sore hari.
Kepala desa Babakan, Ahmad Yani saat ditemui di Cafe Bento Jalan Lingkar Dramaga (JLD) usai mengikuti rakor Kecamatan Dramaga membenarkan bahwa saat ini pihaknya melalui kasi Kesra tengah melakukan penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada PBP sebanyak 821 orang.
Lalu Yani mengungkapkan jumlah penerima bantuan periode ini mengalami penurunan sebanyak 46 orang dari periode penyaluran sebelumnya, tadinya sebanyak 867 berkurang 46 orang dan realita saat ini yang terima bantuan sebanyak 821 orang.
“Beras yang kami terima dari Perum Bulog Cabang Bogor total 24,063 ton yang kami salurkan ke 821 PBP,” ungkapnya.
Syarat pengambilan Bantuan Pangan
Selanjutnya Ia mengungkapkan dalam pengambilan bantuan pangan ini yang perlu diperhatikan oleh para penerima manfaat ada dua kategori yakni ;

Atas nama penerima langsung itu cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli
Dan untuk pengambilan perwakilan dalam satu KK syaratnya membawa KTP dan KK asli berikut dengan foto copinya.
“Syarat pengambilan menggunakan KTP dan KK asli, dan Alhamdulillah data penerima PBP di desa Cikarawang jumlahnya tetap tidak ada penurunan,” tegasnya.
Pihaknya berharap semoga bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat membantu meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.
Kendala Dalam Penyaluran
Dalam kesempatan itu Yani juga mengungkapkan pada pelaksanaan penyaluran bantuan pangan berupa beras sempat terkendala data penerima bantuan yang alamatnya tidak lengkap.
“Kami sempat terkendala dengan data penerima bantuan di dalam barkode yang tertera hanya nama dan nomor NIK sementara RT 00 RW 00, jumlahnya lumayan banyak ada sekitar seratusan lebih, hingga kami harus mencocokan satu persatu Nomor NIK penerima bantuan,” tegas Yani.
Suara Masyarakat
Penyaluran bantuan pangan beras yang dilaksanakan Pemerintah desa Babakan mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat, salah satunya ibu Yuningsih warga RT 01/02 Kp Babakan Raya mengaku senang mendapat bantuan beras sebanyak 30 kg.
“Senang banget terima bantuan beras 30 Kg cukup untuk cadangan beras selama dua bulan, karena di rumah kami hanya bertiga. Dan kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintahan Prabowo Subianto yang telah memberikan bantuan kepada rakyat kecil, dan kami ucapkan terima kasih kepada pemdes Babakan yang telah menjalankan amanah dengan baik,” pungkasnya.***



