Momentum Lomba Gapura dan Kebersihan Lingkungan HUT Kemerdekaan RI ke – 81, Desa Dramaga Bogor Melakukan Penataan Wilayah & Pengelolaan Sampah Menggandeng DLH

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor salah satu desa yang mengikuti perlombaan gapura dan kebersihan lingkungan tingkat Kecamatan Dramaga dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke – 81.

Perlombaan tersebut digelar Pemerintah Kecamatan Dramaga, tujuannya untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pentingnya penghijauan untuk menyelamatkan bumi, serta untuk cadangan oksigen.

Diketahui, perlombaan gapura berlangsung selama empat hari mulai hari ini tanggal 11 – 14 Agustus 2026. Dan hari ini Tim juri mendatangi desa Babakan yang mendapat giliran pertama dinilai, lalu kedua desa Dramaga, dan ketiga tim bergerak ke desa Ciherang.

Kepala desa Dramaga, Yayat Supriyatna yang dihubungi Koran Indonesia di kantornya menyampaikan permohonan maaf saat tim penilai datang ke lokasi tidak ada yang mendampingi, karena secara bersamaan kepala desa bersama sekdes dan kasi pemerintahan ada rakor di kantor Kecamatan Dramaga.

“Mohon maaf kami tidak bisa mendampingi tim penilai, kami ada rakor di kecamatan, sementara perangkat yang lain harus monitoring program PKTD dan pembangunan TPT, jadi sekali lagi ini bukan unsur kesengajaan tapi secara bersamaan waktunya kami ada kesibukan tugas yang tidak bisa ditinggalkan,” kata Yayat Supriyatna Selasa, 11/08/2026.

Pihaknya menyambut baik dan mendukung sepenuhnya perlombaan gapura dan kebersihan lingkungan pada momen gebyar HUT Kemerdekaan RI ke – 81 dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Dramaga yang bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme juga menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan serta penghijauan.

“Sebagai bukti kami mendukung program perlombaan tersebut, hanya hitungan waktu empat hari kami bisa mewujudkan gapura dekat kantor desa dengan bentuk bangunan permanen dilengkapi dengan ornamen dan ciri khas desa Dramaga, oleh karena itu karena ini perlombaan, kita berharap tim juri dapat memberikan penilaian seobyektif mungkin,” Imbuhnya.

Meskipun dalam waktu relatif singkat, dan bukan berarti menyombongkan diri, tetapi gapura yang dihasilkan menurutnya sudah sangat baik dan refrecentatif, dan ini sudah bisa menggambar atau icon yang ada di desa Dramaga.

“Kami yakin tim penilai akan berlaku obyektif dan gapura yang kami buat bisa berkompetisi dengan desa – desa lain di Kecamatan Dramaga,” ucapnya.

Momentum ini pihaknya berharap dapat menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk menata wilayahnya dan juga menjaga kebersihan lingkungan di wilayah masing – masing, tidak membuang sampah sembarangan.

Sinergitas desa dengan Kecamatan

Menurut Yayat momentum kegiatan ini merupakan sinergitas antara pemerintah kecamatan dan desa, sehingga desa dapat dengan mudah menyampaikan sosialisasi dan himbauan ke masyarakat terkait dengan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Program penghijauan

Kemudian ketika disinggung ruang terbuka hijau, Yayat mengungkapkan bahwa desa Dramaga sudah sangat sempit untuk lahan penghijauan, namun demikian pihaknya akan menggandeng ibu – ibu PKK untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penghijauan.

“Kami akan berkolaborasi dengan ibu – ibu PKK dalam program penghijauan ini masyarakat akan diedukasi menanam tanaman melalui media tanam pot atau polyback di halaman rumah masing – masing,”ujarnya.

Penataan Tempat Sampah Pasar Dramaga

Dalam kesempatan itu Ia juga menyampaikan bahwa desa Dramaga memiliki pasar, dimana volume sampah dari pasar itu cukup tinggi setiap harinya. Seiring dengan pembangunan gapura dan penataan kawasan dekat kantor desa, yang tadinya tumpukan sampah itu terlihat dan menimbulkan bau, kini pada sisi jalannya sudah mulai ditutup permanen.

“Pada sisi jalan kita tutup permanen dengan tembok, selain itu terhitung mulai Juli 2026 kemarin dan seterusnya, pihak pengelola pasar sudah bekerjasama dengan DLH, jadi sampah pasar itu secara rutin tiap tiga hari sekali diangkut oleh truk DLH, jadi sekarang tidak ada lagi sampah numpuk lama dan tidak adalagi bau sampah,”Pungkasnya.***

 

Scroll to Top