JAKARTA, KORAN INDONESIA – Perhelatan akbar Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta akan berlangsung selama dua puluh hari mulai 13 – 20 Agustus 2026. Dan acara tersebut diikuti peserta dari seluruh Indonesia.
Diketahui, tema yang diusung dalam Perhelatan Akbar Jambore Nasional XII Tahun 2026, berkreasi, berinovasi, terampil dan mandiri untuk mendukung swasembada pangan.
Jajaran Direksi PT Mandiri Banana Indonesia (PT MBI) hadir sebagai tamu undangan kehormatan, untuk menyaksikan secara langsung pembukaan perhelatan Akbar Jambore Nasional XII 2026.
Dirut PT MBI, Fachri Yulizar dalam keterangannya kepada Koran Indonesia mengatakan bahwa Jambore Nasional XII bukan sekadar momentum berkumpulnya tunas-tunas muda harapan bangsa. Tetapi sebagai panggung besar lahirnya generasi muda yang mandiri, adaptif, dan berwawasan lingkungan dalam menjawab tantangan zaman.

“Kami keluarga besar PT MBI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan selamat atas terselenggaranya Jambore Nasional XII 2026,” Kata Fachri Yulizar Jumat, 14/08/2026.
Menurut dia, ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi PT MBI dapat berdiri bersama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis, khususnya dalam mengemban misi besar, mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
Sinergi Lahan Buperta, Dari Tanah Menuju Kedaulatan Bangsa
Selanjutnya Fachri mengungkapkan, melalui pemanfaatan lahan produktif di kawasan Buperta Cibubur, diharapkan dari kolaborasi yang dilakukan akan menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomi dan dapat mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional.
Kerjasama sama di lahan Buperta Cibubur kami difokuskan pada budidaya komoditas unggulan antara lain ;
• Pisang Barangan Jumbo Merah (BJM), Komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang adaptif dan potensial memperkuat rantai pasok buah nasional.

• Kacang Edamame, Sumber protein nabati berkualitas yang mendukung ketahanan gizi keluarga dan masyarakat luas.
Gerakan Pramuka mengajarkan kemandirian dan kecintaan pada alam.
Kemudian Ia juga menyebut bahwa agribisnis modern mewujudkannya menjadi aksi nyata penguatan pangan bangsa. Langkah ini membuktikan bahwa lahan perkemahan dapat bertransformasi menjadi laboratorium hidup (living laboratory). Menurutnya di sini, nilai-nilai kepanduan—disiplin, gotong royong, dan kerja keras—bertemu langsung dengan praktik pertanian modern dan bernilai tambah.
Menatap Masa Depan
“Kami percaya, ketahanan pangan adalah pilar utama kedaulatan negara. Melalui momentum Jambore Nasional XII 2026, kami mengajak seluruh elemen Gerakan Pramuka untuk terus menanamkan semangat agropreneur dan kemandirian pangan sejak dini,” Imbuhnya.
Dalam kesempatan itu Ia atas nama PT MBI menyampaikan selamat berkarya, berinovasi, dan mengabdi untuk negeri kepada seluruh peserta dan pembina Jamnas XII 2026.
“Satu Pramuka untuk Satu Indonesia, Berkarakter, Berdaya, dan Mandiri Pangan,” pungkas Fachri Yulizar.***



