BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah desa (Pemdes) Sukadamai Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Dramaga melaksanakan penanaman pohon dalam rangka pekan penghijauan bulan Kemerdekaan, bertujuan untuk ketahanan iklim dan tangguh bencana pada Sabtu, 15/08/2026.
Pekan penghijauan itu dilakukan Pemerintah desa Sukadamai dalam rangka Menindaklanjuti instruksi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terkait pemeliharaan lahan pelestarian hutan kota berkelanjutan skala desa dengan pengembangan ruang terbuka hijau produktif berupa kebun buah bersama.
Aksi penghijauan tersebut dilaksanakan langsung oleh Kepala desa Sukadamai, H Pepen Supendi, dihadiri Camat Dramaga diwakili staf Ekbang, Danramil Ciomas beserta jajaran, Kapolsek Dramaga diwakili Babinkamtibmas, Sekdes dan staf desa Sukadamai, unsur BPD, pengurus RTRW, Kadus dan masyarakat.

Camat Dramaga, Atep S Sumaryo yang diwakili staf Ekbang, Udin Khaerudin mengatakan bahwa ia hadir di acara penanaman pohon di desa Sukadamai mewakili pak camat yang tidak bisa hadir, karena dalam waktu yang bersamaan beliau ada kegiatan lain. Beliau menyampaikan salam untuk semuanya.
Kegiatan ini kata Udin merupakan instruksi pak Bupati Bogor, dimana disetiap kecamatan harus ada hutan kota, dan Alhamdulillah di kecamatan Dramaga sudah ada hutan kota seluas 1,5 hektar yang terletak di desa Neglasari. Selain itu, lanjut Udin di setiap desa harus memiliki hutan kota atau ruang terbuka hijau berskala desa dengan luas minimal 1.000 meter.

“Hutan kota di desa Neglasari itu skala kecamatan, sementara untuk skala desa baru ada di desa Sukadamai yang kita tanami pohon hari ini,” tegasnya.
Jadi dari 10 desa se-Kecamatan Dramaga hutan kota yang skala desa baru di desa Sukadamai, sementara 9 desa lainnya belum ada, mungkin karena mereka kesulitan lahan, sehingga belum ada ruang terbuka hijau secara khusus yang berskala desa.
“Kami berharap penanaman ini berkelanjutan dalam arti jangan hanya menanam tetapi harus ada pemeliharaan yang berkesinambungan, sehingga pohon yang ditanam dapat tumbuh subur dan terciptanya ekosistem yang seimbang, menjadi daerah cadangan air, dan cadangan oksigen untuk kebutuhan hidup manusia dan makhluk lainnya,” Imbuhnya.

Sementara itu, Kepala desa Sukadamai H Pepen Supendi mengatakan bahwa pelaksanaan penanaman pohon ini merealisasikan instruksi Bupati Bogor, juga bertepatan dengan pekan penghijauan bulan Kemerdekaan, HUT RI ke – 81.
“Kegiatan penanaman pohon hari ini kita laksanakan bersama Forkopimcam Dramaga, sebanyak 95 pohon jenis Durian, Mangga, Rambutan dan Alpukat,” kata H Pepen.
Luas Lahan Bengkok
Selanjutnya Ia mengungkapkan penanaman pohon pada pekan penghijauan untuk ketahanan iklim dan tangguh bencana di area lahan milik desa ( Tanah Bengkok ) seluas 2.300 meter yang lokasinya berada di wilayah RT 02 RW 04 Kp Cibeureum, desa Sukadamai.
Selama ini lahan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat dengan ditanami sayuran dan ketela pohon dan lain lain. Dan di lokasi ini juga terutama pada bagian sisinya sudah tumbuh subur pohon sengon, durian dan rumpun bambu.

“Untuk sementara tahap awal kita tanam 95 pohon dan terus akan kita kembangkan, kita berharap pohon yang kita tanam bisa tumbuh subur, sehingga berfungsi untuk mencegah terjadinya longsor, karena lahan ini tebingan berundak, juga berfungsi dapat menyimpan air, menyimpan cadangan oksigen, juga ketika sudah berbuah hasil panennya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegasnya.
Pihaknya berharap masyarakat juga memiliki sense of belonging terhadap hutan kota berkelanjutan skala desa ini, karena posisinya ada di kaki gunung salak dan ini menjadi daerah resapan air, peran serta masyarakat juga sangat penting untuk sama – sama menjaga, merawat dan memelihara pohon yang ditanam di tanah ini.
“Apabila hutan kota berskala desa ini tumbuh subur dengan baik, maka yang akan menerima manfaatnya bukan hanya masyarakat desa Sukadamai saja tetapi masyarakat secara umum, baik yang ada di hulu maupun di hilir, dan kami optimis ketahanan iklim dan tangguh bencana di desa Sukadamai dapat kami wujudkan,” Pungkas H Pepen Supendi.***



