Desa Nanggerang Salah Satu Nominasi Lomba Anugerah Desa Mubarokah 2026 Kabupaten Sukabumi, Ini Harapan Camat Cicurug Rukman Taufik!

Bagikan

SUKABUMI, KORAN INDONESIA – Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug merupakan salah satu desa dari wilayah II yang lolos verifikasi lomba Anugerah Desa Mubarokah 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kriteria penilaian tim verifikasi meliputi tertib administrasi, SPM desa, dukungan proyek prioritas Bupati Sukabumi 2025-2030 serta lunas Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Hal itu diketahui dari acara seremoni verifikasi lapangan lomba anugerah desa mubarokah berlangsung di aula kantor desa Nanggerang berlangsung pada Selasa, 04 Agustus 2026, dihadiri Ketua Tim verifikasi lapangan, Agus Surya Manggala dan H Budiarto, Camat Cicurug Rukman Taufik beserta jajaran, Kapolsek Cicurug dan jajaran, Kades Nanggerang, Para Kades se-Kecamatan Cicurug, Dirut PT MBI, serta sejumlah undangan.

Diketahui, lomba anugerah desa mubarokah diikuti oleh 381 desa, berlangsung selama dua bulan mulai Juni – Juli 2026, dari hasil tim verifikasi lapangan sebanyak 47 desa lolos mengikuti kompetisi di tingkat Kabupaten Sukabumi termasuk salah satunya desa Nanggerang Kecamatan Cicurug Mewakili wilayah II, sesuai dengan kriteria yang dipersyaratkan melalui Permendagri Nomor 81 tahun 2015.

Camat Cicurug, Rukman Taufik mengatakan bahwa hari ini desa Nanggerang kedatangan Tim Verifikasi lapangan lomba Anugerah Desa Mubarokah 2026. Desa Nanggerang terpilih mewakili Kecamatan Cicurug dan sekaligus mewakili wilayah II bersama dua desa lainnya ke tingkat Kabupaten Sukabumi.

“Tim verifikasi datang untuk yang ketiga kalinya, pertama tahapan administrasi, kelengkapan dokumen, ekspose, dan verifikasi fakta lapangan,” katanya.

Menurut Rukman ini merupakan kebahagiaan bagi Kecamatan Cicurug, bisa menunjukkan ke tim verifikasi, fakta lapangannya sangat luar biasa, desa Nanggerang telah berkolaborasi dengan PT Mandiri Banana Indonesia (PT MBI) menggarap program ketahanan pangan yaitu menanam pisang barangan jumbo merah dan kacang edamame, serta beberapa tanaman palawija.

“Potensi Kecamatan Cicurug yang mayoritas wilayahnya daerah pertanian terdiri dari 12 desa, salah satunya desa Nanggerang yang mewakili dalam lomba anugerah desa mubarokah dan telah bekerjasama dengan PT MBI di sektor pertanian, ke depan kami berharap desa lain pun bisa bekerjasama dengan PT MBI,” ujarnya.

Konsep program ketahanan pangan di desa Nanggerang sudah cukup baik, sehingga ini bisa dijadikan pilot projek untuk desa – desa lainnya khusus di Kecamatan Cicurug umumnya di Kabupaten Sukabumi, karena tanaman pisang cocok untuk ditanam di wilayah Sukabumi.

“Selain menjadi program unggulan terkait ketahanan pangan, juga bisa menyerap tenaga kerja, di Desa Nanggerang saja sudah ada 100 tenaga kerja yang telah berkecimpung dengan PT MBI, seandainya kolaborasi ini terus dikembangkan di desa – desa lainnya akan menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi,” ucapnya.

Dalam lomba anugerah desa mubarokah pihaknya yakin dan optimis desa Nanggerang akan menjadi juara tingkat Kabupaten Sukabumi, karena setelah melihat kriteria – kriteria persyaratan semua sudah terpenuhi, dan melihat fakta di lapangan desa ini sudah sangat jauh melangkah dibandingkan desa lainnya.

“Fakta di lapangan desa Nanggerang sudah berkolaborasi dengan ZIS sudah lama, ini juga selaras dengan program Pemkab Sukabumi untuk menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat, apabila fiskal dari Pemda tidak mencukupi di desa Nanggerang ZIS itu sudah mengambil perannya, dan manfaatnya sudah dirasakan masyarakat. Kami harapkan jangka panjang desa – desa lain bisa meniru apa yang telah berjalan di desa Nanggerang,” Imbuhnya.

Sementara itu, Dirut PT MBI Fachri Yulizar mengatakan bahwa dengan terpilihnya desa Nanggerang menjadi salah satu wakil dari wilayah II dalam ajang lomba anugerah desa mubarokah 2026, tentu ini merupakan kebahagiaan bagi PT MBI, karena dalam kurun waktu dua tahun bekerja sama di sektor pertanian, budidaya pisang barangan jumbo merah dan kacang edamame serta komoditas pangan lainnya membuahkan hasil yang cukup baik bagi kedua belah pihak.

“Dalam lomba anugerah desa mubarokah salah satu kriteria yang dinilai adalah ZIS dan Pertanian (Ketahanan Pangan), Kami dua tahun bekerjasama sudah banyak hal yang kita kerjakan terkait budidaya pisang barangan jumbo merah dan kacang edamame, kami optimis desa Nanggerang bisa lolos di tingkat Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Pihaknya akan terus konsisten dan berkomitmen mendorong desa Nanggerang menjadi desa maju dari sektor pertanian, tidak menutup kemungkinan ke depan berkolaborasi PT MBI, desa Nanggerang dan ZIS.

“Kami kedepannya ingin terus saling bersinergi dan kolaborasi menciptakan program unggulan Integrated Farming & ZIS, dalam arti hasil pertanian ini memberdayakan ekonomi masyarakat, zakat pertaniannya kami masukan melalui ZIS, dengan sendirinya itu akan berputar untuk kesejahteraan masyarakat, Insya Allah akan segera kita wujudkan dengan dukungan dari pak Camat Cicurug, Rukman Taufik,” Imbuh Fachri.

Perlu diketahui, selama kurun waktu dua tahun pihaknya telah menggarap lahan seluas 50 hektar, dan akan ada tambahan seiring dengan bekerja sama dengan MNC Land sebanyak 150 hektar.

“Lahan yang akan kami garap cukup luas, fokus utama memang tanam pisang barangan, dan kacang edamame, tapi kami juga tanam jagung, jahe, dan lainnya. Kami juga membuat produk turunannya yakni susu edamame, kedepan mungkin akan kita berdayakan ibu – ibu PKK dan UMKM terkait produksi susu edamame ini,” tegasnya.

Pihaknya berharap kehadiran PT MBI dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khusus desa Nanggerang dan kedepannya Kecamatan Cicurug.

“Kami ingin di Kecamatan Cicurug yang terdiri dari 12 desa 1 kelurahan itu memiliki produk unggulan sendiri – sendiri, desa Nanggerang dengan pisang barangan dan kacang edamame, desa lainnya kita pikirkan nanti komoditas apa yang kita kembangkan agar memiliki ciri khas, Insya Allah PT MBI sebagai Offtaker hasil pertanian apapun hilirisasinya jelas,” pungkasnya.***

 

Scroll to Top