BOGOR, KORAN INDONESIA – Pemerintah desa (Pemdes) Petir Kecamatan Dramaga menggelar sosialisasi desa siaga TB (Tuberkulosis) kepada masyarakat di aula kantor desa Petir pada Rabu, 21/10/2026.
Sosialisasi desa siaga TB tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala desa Petir, Sukardi dihadiri Kasi Penkes Kecamatan Dramaga, Dr Pukesmas Purwasari, sekdes Petir, Ketua TP PKK desa Petir, unsur BPD, Kadus, RTRW dan masyarakat yang terindikasi TB (Tuberkulosis).
Kepala desa Petir, Sukardi mengungkapkan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya hari ini menggelar sosialisasi desa siaga TB yang dibiayai dari Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2026.
“Kami saat ini tengah merealisasikan BKK Akselerasi pada program non infrastruktur yakni program desa siaga TB (Tuberkulosis), dan di desa Petir masyarakat yang terindikasi TB itu ada 20 orang,” katanya.

Bantuan Untuk Terindikasi TB
Pada kesempatan itu pihaknya menyarankan kepada khususnya yang sudah terindikasi TB, dan umumnya masyarakat desa Petir untuk menerapkan pola hidup sehat, makan makanan yang bergizi dan tidak memakan makanan yang dapat mengakibatkan tubuh menjadi sakit.
“Untuk memulihkan kesehatan masyarakat yang telah terindikasi TB, pihaknya memberikan bantuan sembako berupa susu, telur, sayuran, buah – buahan dan lain – lain, agar gizinya terpenuhi, kita berharap dengan adanya perbaikan gizi, nutrisi cukup penyakit TB dapat segera sembuh,” tegasnya.
“Mencegah lebih baik daripada mengobati,” Sukardi kembali menegaskan.
Dalam kesempatan itu Pihaknya atasnama Pemerintah dan masyarakat desa petir mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto, wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) atas diberikannya bantuan keuangan akselerasi sehingga desa Petir bisa menjalankan 8 program yang telah ditetapkan Pemkab Bogor, baik program Infrastruktur maupun non infrastruktur dan semoga pembangunan yang kami realisasikan bermanfaat untuk masyarakat.
“Kabupaten Bogor Istimewa dan Gemilang, Kecamatan Dramaga Tohaga, desa Petir Nyamber, Nyamber, Nyamber,” pungkas Sukardi.***



