BOGOR, KORAN INDONESIA – IPB University menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026, di dua lokasi kampus berbeda, yakni di Kampus IPB Dramaga dan Kampus IPB sekolah Vokasi Cilibende kota Bogor pada Selasa, 21/04/2026.
Ribuan peserta begitu antusias mengikuti UTBK – SNBT, hal itu bisa dilihat dari kedatangan para peserta, mereka sudah memadati kampus IPB Darmaga dan kampus Vokasi di Cilibende kota Bogor sejak pukul 05.00 WIB pagi sudah standby di lokasi ujian.
Jumlah Peserta UTBK – SNBT
Berdasarkan data dari panitia penyelenggara UTBK-SNBT 2026 Sebanyak 20.398 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer -Seleksi Nasional Berdasarkan Tes di IPB University. Dan pelaksanaan ujian tahun ini berlangsung dalam satu gelombang selama 10 hari, yakni pada 21–30 April serta 2 Mei 2026.
Menurut keterangan panitia penyelenggara UTBK-SNBT IPB University pelaksanaan ujian setiap harinya dibagi dalam dua sesi, yaitu pagi dan siang, dengan jumlah peserta sebanyak 1.890 orang/hari atau 945 peserta pada setiap sesi.
Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet saat meninjau langsung pelaksanaan ujian, menyampaikan bahwa secara umum kegiatan UTBK-SNBT berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan panitia pusat.
“Kami memastikan seluruh aspek, mulai dari jaringan, infrastruktur, sistem, hingga pengawasan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan ujian hari ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan suasana ujian yang nyaman dan kondusif, mengingat UTBK-SNBT merupakan momen krusial bagi masa depan peserta.
“Kami ingin memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada seluruh peserta, karena ini sangat menentukan masa depan mereka. Selain itu, kami juga menjaga integritas pelaksanaan, tidak hanya jujur dan transparan, tetapi juga memastikan layanan yang diberikan bersifat humanis dan mampu mengakomodasi kebutuhan peserta,”tegasnya.
Terkait strategi dalam menghadapi potensi kendala teknis, IPB University telah melakukan berbagai langkah antisipatif, termasuk koordinasi intensif dengan panitia pusat serta memastikan kesiapan seluruh fasilitas pendukung. Pelaksanaan uji coba sistem juga sudah dilaksanakan dengan cukup baik.
“Kami terus berkoordinasi dengan panitia pusat terkait panduan pelaksanaan. Selain itu, kami memastikan kesiapan jaringan, peralatan, dan ruangan sesuai standar. Kami juga memberikan pelatihan kepada pengawas dan petugas teknologi informasi agar tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki kompetensi yang baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan kendala,” jelasnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pihaknya optimistis pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 dapat berjalan optimal hingga akhir, sekaligus memberikan pengalaman ujian yang aman, nyaman, dan berintegritas bagi seluruh peserta.***



