Rombongan Kepsek SMP YAPAHI Takziah ke Keluarga Alm Arman, Humas YAPAHI : Pihak Sekolah akan Memanggil Orang Tua yang Anaknya Terlibat Tawuran & Akan Memberikan Pengarahan dan Pembinaan Kepada Seluruh Siswa

Bagikan

BOGOR, KORAN INDONESIA – Kepala sekolah beserta para guru SMP YAPAHI Takziah ke keluarga alm Arman, yang meninggal saat insiden tawuran pelajar di Jalan Lingkar Dramaga (JLD) pada Jumat, 17/04/2026 malam lalu.

Rombongan kepala sekolah SMP YAPAHI saat takziah mengunjungi rumah alm Arman di Kp Jiung RT 05/08 didampingi Kepala Desa Petir, H Sukardi, Babinsa serta tokoh masyarakat setempat. Setibanya di rumah keluarga alm Arman, Kepala Sekolah beserta rombongan guru YAPAHI di terima oleh Ayah dan ibu serta kerabat Alm Arman.

Tujuan kedatangan rombongan kepala sekolah beserta guru YAPAHI selain silaturahmi juga menyampaikan duka mendalam kepada keluarga atas musibah yang terjadi dalam peristiwa tawuran hingga menyebabkan Arman meninggal dunia.

Humas SMP YAPAHI, Anang Sopandi usai mendatangi keluarga alm Arman mengatakan kepada Koran Indonesia.net bahwa hari ini pihaknya mengunjungi keluarga alm Arman dengan tujuan silaturahmi dan mengucapkan turut berbelasungkawa dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan itu.

“Kami atas nama keluarga besar SMP YAPAHI menyampaikan duka mendalam, semoga alm Arman diterima iman Islamnya dan diampuni segala kesalahannya,” kata Anang Sopandi Selasa, 21/04/2026.

Selanjutnya Anang menegaskan bahwa peristiwa itu diluar dugaan, dan diluar jam pelajaran sekolah dan saat kejadian sekolah sedang libur, namun demikian sebagai institusi pihaknya juga tanggung jawab moral kepada keluarga korban.

Pihak Sekolah akan Memanggil para Orang tua

Kemudian Anang juga mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil para orang tua murid yang diduga terlibat dalam insiden tawuran pelajar di JLD Dramaga.

“Kita akan membicarakan dengan para orang tua untuk tindak lanjut ke depan dengan mengacu kepada aturan Dinas Pendidikan, meskipun kita memiliki regulasi dan tata tertib di sekolah tetapi tetap kita mengacu kepada aturan dari Dinas Pendidikan,”tegasnya.

Sampai hari ini lanjut Anang seluruh siswa masih diliburkan sampai besok Rabu, 22 April 2026 dan baru masuk kembali ke sekolah pada Kamis, 23 April 2026.

“Pada saat masuk sekolah kami akan mengumpulkan seluruh siswa, dan akan kami berikan pengarahan dan pembinaan agar peristiwa serupa tidak boleh terulang kembali,” Imbuhnya.

Sementara itu, Kepala desa Petir, H Sukardi mewakili keluarga Alm Arman menyampaikan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan para guru dari SMP YAPAHI yang telah mengunjungi keluarga dan menyampaikan duka cita serta berbelasungkawa.

“Kami sangat apresiasi kepada pihak sekolah YAPAHI yang telah menunjukkan itikad baik menyambung silaturahmi dan mempererat kekeluargaan, semoga semua pihak bisa mengambil hikmah dari peristiwa ini,” ujarnya.

Namun demikian, pihaknya atas nama Pemerintah desa Petir meminta kepada para orang tua untuk lebih ektra dalam mengawasi anak – anaknya terutama ketika berada di luar rumah.

“Dan kami berharap juga kepada pihak sekolah untuk lebih ketat lagi menerapkan aturan dan tata tertib di lingkungan maupun luar sekolah, jika ada siswa yang melanggar tatib diberikan sanksi tegas, guna memberikan efek jera kepada siswa, untuk mencegah peristiwa serupa tidak terulang kembali,” pungkas H Sukardi.

Scroll to Top